SBY Prihatin Atas Bom di Tentena Poso

SBY Prihatin Atas Bom di Tentena Poso

- detikNews
Minggu, 29 Mei 2005 05:08 WIB
Hanoi - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa tidak nyaman berada di luar negeri bila kondisi di dalam negeri justru sedang dilanda kekacauan keamanan. Dirinya telah mengintrusksikan Wapres dan Menkopolhumkam untuk segera menangani ledakan bom di Tentena, Poso. "Apabila masalah ini tidak bisa ditangani, maka saya akan segera kembali ke tanah air," kata SBY kepada wartawan beberapa saat setelah mendarat di Bandara Noi Bai, Vietnam, Minggu dini hari, (29/5/2005). SBY langsung mengadakan konferensi pers.Selain menyatakan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam peledakan bom itu, Presiden SBY menjanjikan pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku. SBY juga mengintrusksikan agar korban yang luka dirawat dengan baik dan yang tewas dimakamkan dengan layak. "Atas nama kepala negara, saya menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban dan berharap mereka tabah," kata Presiden.Mengenai motif dan siapa pelakunya, Presiden belum bisa memberikan penjelasan. Dirinya juga tidak melihat ada kaitan antara aksi bom di Poso dengan penutupan Kedubes dan Konjen AS di Indonesia. "Saya tidak boleh terlalu cepat mengungkapkan kalau belum jelas siapa pelakunya. Kita tunggu saja," ujarnya. Presiden akan menindak tegas apabila ada petugas yang lalai dalam mengantisipasi peledakan bom ini. "Saya tidak akan memberi toleransi kepada petugas yang lalai di lapangan," kata Yudhoyono. Sebelumnya, Presiden bertolak dari Seattle, Amerika serikat. Setelah menempuh perjalanan selama 16 jam, SBY sempat tansit di Tokyo, lalu melanjutkan perjalanan ke Hanoi, Vietnam. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads