Amankan Pilkada, Polda Riau Terjunkan 2.500 Personel
Sabtu, 28 Mei 2005 18:45 WIB
Pekanbaru - Dua kabupaten dan satu kota di Riau tengah menjalankan Pilkada. Untuk mengamankan situasi, Polda Riau menerjunkan 2.500 personelnya.Pengamanan itu dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan, sekaligus menyukseskan pelaksanaan Pilkada.Hal itu disampaikan Kapolda Riau Brigjen Pol S Damanhuri melalui Kadispen Polda Riau AKBP Amien Rachimsyah saat dihubungi detikcom di Pekanbaru, Sabtu (28/5/20054).Menurut Amien, pengamanan 2.500 personel dari jajaran Polda Riau itu diperbantukan khusus untuk pengamanan Pilkada di tiga wilayah, yakni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kabupaten Bengkalis, dan Kota Dumai."Pengamanan yang kita berikan ini guna menyukseskan jalannya pelaksanaan Pilkada. Sebab faktor keamanan merupakan kunci utama suksesnya penyelenggaraan Pilkada," jelasnya.Jumlah 2.500 personel tersebut, urai Amien, merupakan gabungan dari tiga Polres, yang di wilayah hukumnya tengah melaksanakan Pilkada. Polda Riau pada intinya memberikan bantuan 700 personelnya yang diperbantukan di tiga wilayah tersebut.Namun demikian, lanjutnya, pengamanan itu lebih dikonsentrasikan di Kabupaten Inhu. Hal itu dikarenakan wilayah tersebut cenderung lebih rawan konflik dibandingkan dengan Dumai dan Bengkalis, menyusul adanya keputusan KPUD yang tidak meluluskan salah seorang kandidat Golkar, yakni Soegianto."Kita memberikan perhatian khusus di Kabupaten Inhu. Sebab di daerah tersebut cenderung rawan konflik karena adanya rasa kekecewaan massa Soegianto kepada KPUD Inhu yang tidak lolos dalam verifikasi sebagai kandidat bupati," tutur Amien.
(sss/)











































