DetikNews
Jumat 27 Oktober 2017, 11:26 WIB

Canda Susi: Daripada Revolusi Putih, Mending Susinisasi

Nita Sari - detikNews
Canda Susi: Daripada Revolusi Putih, Mending Susinisasi Menteri Susi (Puti Aini Yasmin/detikFinance)
Jakarta - Menkes Nila F Moeloek tidak setuju dengan ide 'Revolusi Putih' dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto karena lebih baik makan ikan daripada minum susu. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sepakat dengan Nila.

"Setuju dengan Bu Menkes, lebih baik makan ikan, ikan melimpah, dan bisa mengurangi defisit," kata Susi saat ditanya wartawan.



Hal itu disampaikan Susi di Bandara Soekarno-Hatta sebelum terbang ke Natuna untuk menenggelamkan kapal, Jumat (27/10/2017). 'Revolusi Putih' sendiri merupakan pemikiran Prabowo dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat. Salah satu caranya menjadikan susu sebagai konsumsi rakyat Indonesia setiap hari.

Selain ikan lebih sehat untuk tubuh, menurut Susi, ekonomi akan lebih sehat. Sambil bercanda, Susi juga menyebut 'susinisasi' lebih baik daripada 'Revolusi Putih'.

"Ekonomi lebih sehat karena mengurangi impor (susu), terutama mengurangi defisit," ujarnya.

"Daripada 'Revolusi Putih', mending 'susinisasi' atau gerakan mendorong untuk lebih banyak makan ikan, udang, dan makanan laut," canda Susi.



Sebelumnya diberitakan, Menkes Nila Moeloek tidak sepakat dengan gagasan 'Revolusi Putih' dari Prabowo. Kandungan susu, kata Nila, tak hanya protein. Ada juga lemak dan glukosa (gula). Menurut Nila, susu bisa digantikan ikan, yang juga kaya akan protein. Jumlah ikan di Indonesia lebih banyak ketimbang sapi perah.

"Saya agak nggak setuju. Susu kalian tahu dapat dari mana? Dari sapi. Cukup nggak sapi kita? Sebanyak 250 juta penduduk mesti dapat dari mana?" kata Menteri Nila di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).
(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed