Warga mulai mendatangi Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2017) sejak pukul 06.00 WIB. Kuasa Hukum warga, Vera Soemarni, mengatakan ingin bertemu Anies untuk bermusyawarah.
"Kami berterima kasih karena kemarin Pak Gubernur berjanji tidak akan melakukan banding. Kami ke sini untuk bertemu melakukan rembuk. Kalau berembuk kan bertemu," kata Vera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Kuasa Hukum warga, Vera Soemarni, mengatakan ingin bertemu Anies untuk bermusyawarah. Foto: Fotografer: Muhammad Fida Ul Haq |
"Kami ingin menuntut tata kelola pemerintahan yang baik kan kemarin warga direlokasi walaupun diberi rusun, tapi yang datang ke sini warga yang menolak rusun karena berbagai alasan," terangnya.
Vera menyebut belum akan mendiskusikan masalah besaran ganti rugi. Warga Bukit Duri, menurut Vera, meminta kejelasan dari Anies terkait janji Gubernur terdahulu untuk membangun Kampung Deret.
"Ganti rugi kan tidak disebutkan detail dalam putusan. Kami ingin menagih kembali janji gubernur 2012-2014 mengenai kampung deret. Ini yang tidak dilaksanakan hingga gubernur 2014-2017," sebutnya.
Anies Baswedan menegaskan menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memenangkan gugatan warga Bukit Duri, Jakarta Selatan. Anies siap berembuk dengan warga.
Pemprov diwajibkan membayar ganti rugi materiil masing-masing Rp 200 juta kepada 93 warga karena terbukti melanggar hukum dalam penggusuran.
"Mengenai Bukit Duri kita menghormati keputusan pengadilan. Kita tidak berencana melakukan banding," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/10).
Anies berencana mengajak warga yang memenangkan gugatan class action untuk berembuk. Pertemuan menurutnya bukan hanya terkait kewajiban Pemprov membayar ganti rugi sesuai gugatan, namun juga membicarakan konsep permukiman di sekitar bantaran Kali Bukit Duri.
"Kita bicarakan sama-sama, pengaturan Bukit Duri yang akan dirasakan manfaatnya untuk semua termasuk soal penyelenggaraan ganti rugi ke warga. Jadi kita akan rembukan dengan mereka supaya solusinya bukan sekadar menurut kami A, menurut kami B tapi kami akan ajak sama-sama bicara, dihitung sama-sama," terang Anies.
(fdu/aan)












































Foto: Kuasa Hukum warga, Vera Soemarni, mengatakan ingin bertemu Anies untuk bermusyawarah. Foto: Fotografer: Muhammad Fida Ul Haq