Hashim Ajukan Diri Jadi Pengurus Ragunan, Sekda DKI: Tak Masalah

Hashim Ajukan Diri Jadi Pengurus Ragunan, Sekda DKI: Tak Masalah

Muhammad Fida Ul Haq, Marlinda - detikNews
Kamis, 26 Okt 2017 17:05 WIB
Hashim Ajukan Diri Jadi Pengurus Ragunan, Sekda DKI: Tak Masalah
Sekda DKI Saefullah (Seysha Desnikia/detikcom)
Jakarta - Sekda DKI Jakarta Saefullah menyatakan tak jadi masalah jika Hashim Djojohadikusumo ingin menjadi Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan. Saefullah menyebut, untuk bekerja sebagai pengawas di Ragunan, syarat utamanya adalah harus menyukai komunitas perhewanan.

"Ya nggak masalah kalau dia mau ya. Pertama, orang itu harus suka dengan komunitas perhewanan," kata Saefullah di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).

Saefullah pun mempersilakan jika memang Hashim menyukai komunitas perhewanan serta memiliki dana untuk diperbantukan di Taman Margasatwa Ragunan.

"Kalau dia suka, kalau dia ada dana yang bisa dibantukan ke situ, ya ada baiknya gitu," ujarnya.

Saefullah kemudian bercerita bahwa ia pernah menyaksikan kakak Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto itu pernah menyumbangkan seekor anak gajah ke Ragunan. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa Hashim juga merupakan orang yang kompeten menjadi Dewan Pengawas di Ragunan.

"Saya memang pernah menyaksikan Pak Hashim menyumbangkan seekor anak gajah dulu di Ragunan. Saya ingat dulu gajah itu saya yang kasih nama dulu. Namanya Lestari. Terkandung maksud supaya hewan itu lestari," cerita Saefullah.

Saefullah mengungkapkan tak ada seleksi untuk mengangkat anggota Dewan Pengawas BLUD Taman Margasatwa Ragunan. Ia menjelaskan pengangkatan Dewan Pengawas hanya membutuhkan SK Gubernur.

"Jadi nggak ada seleksi, nggak ada apa. Dengan SK gubernur saja," tutur Saefullah.

"Kalau ada orang yang suka, mau. Kemudian ada yang sudah bosan di situ barangkali bisa pergantian. Bisa antarwaktu, bisa diganti semuanya juga bisa. Tergantung siapa yang punya perhatian lebih di tahun itu. Jadi nggak ada masalah," lanjut Saefullah.

Saefullah menyebut hal itu juga pernah terjadi pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok sempat mengangkat seorang pemuda untuk menjadi salah satu pengawas di Taman Margasatwa Ragunan.

"Seperti dulu zaman Pak Ahok kan beliau baca di Facebook, orang tersebut yang berkomunikasi dengan Pak Ahok bahwa dia anak muda, saya lupa namanya, dia suka hewan. Di rumahnya juga dia punya hewan, akhirnya dia diangkat menjadi salah satu pengawas ya di sana. Mungkin sekarang dia sudah tidak aktif atau siapa yang udah lama di situ mau diganti Pak Hashim ya boleh-boleh saja," tutur Saefullah.

Pagi tadi, Hashim bertandang ke Balai Kota untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain mengusulkan program 'Revolusi Putih', Hashim mengatakan telah mendapat restu dari Anies untuk kembali menjabat anggota Dewan Pengawas BLUD Ragunan.

"Kan saya dulu pernah diangkat oleh Pak Jokowi (Joko Widodo) tahun 2013. Saya menjabat saat beliau menjadi gubernur. Sekarang ya insyaallah akan menjabat lagi, Pak Anies sudah setuju," papar Hashim seusai pertemuan. (fjp/fjp)


Berita Terkait