Karang Taruna di Jateng Diminta Berperan Perangi Kemiskinan

Karang Taruna di Jateng Diminta Berperan Perangi Kemiskinan

Mega Putra Ratya - detikNews
Kamis, 26 Okt 2017 16:43 WIB
Karang Taruna di Jateng Diminta Berperan Perangi Kemiskinan
Foto: Dok Pemprov Jateng
Pemalang - Seluruh kekuatan masyarakat harus bergotong royong untuk memerangi kemiskinan di Jawa Tengah. Termasuk Karang Taruna yang harus terlibat aktif dalam beragam program pembangunan di berbagai tingkat pemerintahan.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, Karang Taruna harus mengubah paradigma. Tidak lagi hanya sebagai pelengkap dalam acara seremonial tapi aktif terlibat pada kegiatan konkret yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Jangan lagi cuma ikut upacara atau peringatan, terjun langsung buat program sendiri atau membantu yang sudah ada," kata Ganjar dalam Upacara Penutupan Bulan Bhakti Karang Taruna tingkat Jateng di Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (26/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gubernur menguraikan, pada tingkat desa, anggota karang taruna bisa ikut berpartisipasi dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa, pemetaan potensi dan peningkatan sumber daya manusia. "Bantu mendata warga miskin yang belum mendapat bantuan, itu peran krusial," tegasnya.

Kemudian bisa aktif dalam relawan tanggap bencana, pendampingan UMKM atau program kesehatan seperti penurunan angka kematian ibu dan bayi.

"Banyak juga anggotanya yang pengusaha jadi secara ilmu dan jaringan sudah ada tinggal dimaksimalkan," kata Ganjar.

Dengan anggotanya pemuda setempat, karang taruna juga bisa menjadi pagar betis negara dalam melawan radikalisme, penyebaran narkoba, dan peran aktif dalam pertahanan keamanan.

"Jadilah mata telinga dan otot masyarakat, bersinergi dengan pemerintah desa, membuat inovasi dan kreasi yang mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat," ujarnya.

Bulan Bhakti Karang Taruna Jateng diikuti perwakilan karang taruna dari 35 kabupaten kota. Selain konsolidasi antar daerah, juga diisi dengan kerja bhakti massal dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

Ganjar hadir sejak Rabu (25/10) malam dan menginap di salah satu rumah warga Desa Clekatakan. Pagi harinya ia jalan sehat bersama ribuan warga dan anggota karang taruna dilanjutkan upacara penutupan.

Ketua Karang Taruna Jateng Dede Indra Permana Sudiro menambahkan, karang taruna di Jateng saat ini berjumlah 8578 unit yang tersebar di tiap desa. Rinciannya 18 karang taruna percontohan, 889 maju, 3583 berkembang, dan 4088 tumbuh.

"Pada bulan bhakti ini kami sudah langsung melaksanakan arahan pak gubernur dengan melaksanakan bongkar rumah RTLH 35 unit. Kami juga punya unit usaha ekonomi kreatif untuk pemberdayaan masyarakat desa," katanya. (ega/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads