ADVERTISEMENT

Anies-Sandi dan JK Ngobrol soal Kampung Kumuh hingga Banjir

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 26 Okt 2017 16:06 WIB
Anies-Sandi (Zhacky/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Ketiganya membahas permukiman kampung kumuh, masalah banjir, hingga persiapan Asian Games 2018.

"Soal manajemen air dan implikasi pada banjir, mengenai permukiman kampung kumuh yang bisa ditata. Kemudian di luar itu kita ngobrol tentang persiapan Asian Games," kata Anies di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).

Anies mengatakan diskusi itu berlangsung panjang. Perbincangan pun masuk ke hal-hal yang serius. Bahkan di saat makan siang bersama pun ketiganya tetap terlibat obrolan serius.

"Its a working lunch. Makan siang sambil kerja. Itu yang kita obrolkan," ucapnya.

Menurutnya, JK juga memberikan oleh-oleh dari Istanbul, Turki, berupa foto-foto drainase kota itu. JK memberikan nasihat agar drainase di Jakarta dibuat seperti di Istanbul untuk mencegah banjir.

Bukan kali ini saja JK memberikan 'hadiah' kepada Anies-Sandi. Sebelumnya, JK juga memberikan sebuah buku tentang kota-kota indah di dunia.

Sandiaga menambahkan obrolan juga menyinggung soal kesiapan venue Asian Games 2018 di Jakarta. Menurutnya, ada 10 gelanggang olahraga yang saat ini dalam tahap renovasi.

"Spesifiknya, adalah yang countdown yang ada di Bundaran HI, Pak Wapres mengarahkan untuk dipindah facing-nya, menghadap ke pos polisi. Beliau meminta mengarahkan ke Sudirman (Jalan Jenderal Sudirman) supaya bisa dilihat. Sekarang minim warga yang melihat," terangnya.

Terkait kemacetan Jakarta, Sandi mengatakan JK menginginkan ada manajemen kemacetan yang diterapkan. Diharapkan, setiap pihak yang terkait segera melakukan koordinasi.

"Kuncinya kita bisa koordinasi ke depan dan bisa ditongkrongin," ujarnya. (fiq/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT