DetikNews
Rabu 25 Oktober 2017, 16:32 WIB

Horor! Ini Cerita Kepanikan WNI Korban Selamat Bus Maut di Malaysia

Herianto Batubara - detikNews
Horor! Ini Cerita Kepanikan WNI Korban Selamat Bus Maut di Malaysia WNI korban kecelakaan bus maut di Malaysia (TheStar Malaysia)
Penang - Para WNI korban selamat kecelakaan bus maut di wilayah Penang, Malaysia, menceritakan detik-detik tragedi itu. Ternyata ada asap tebal mengepul sebelum bus ditabrak bus lainnya dari belakang.

Sahfitri (19), WNI korban selamat, mengatakan kepanikan dan kekacauan di bus mereka telah terjadi sebelum kecelakaan. Ada yang tak beres dengan mesin bus tersebut.

[Gambas:Video 20detik]


"Ada yang salah dengan mesin. Asap memenuhi bagian dalam bus 'mencekik' kami," ujar Sahfitri di Rumah Sakit Seberang Jaya, seperti dikutip detikcom dari TheStar, Rabu (25/10/2017).

"Banyak dari kami berteriak, 'Paman, Paman! Ada banyak asap!' Tapi sopir terus berjalan," sambung dia.

Menurut WNI asal Medan, Sumatera Utara, ini, asap yang masuk memenuhi bus sangat tebal sehingga mereka kesulitan bernapas.

Sahfitri, yang menderita luka-luka di kepala dan kaki, mengatakan sejumlah rekannya ada yang nekat melompat dari bus.

"Bus kemudian berhenti dan kami bergegas keluar. Bus lain kemudian menabrak bus kami saat kami keluar," ujarnya.

Rekan Sahfitri, Fibar Ais (19), mengatakan saat itu dirinya sedang tidur di barisan depan bus. Dia kemudian terbangun karena mencium bau asap.

"Saya baru setengah bangun saat melihat seseorang lari ke depan. Bus kemudian berhenti dan semua orang mulai berlari keluar. Tapi sebelum saya bisa bangun, ada benturan keras dan saya terlempar ke depan. Kepalaku terbentur dan pingsan," katanya.

Satu sisi bagian belakang bus mereka hancur dalam tabrakan. Dari foto-foto dan video yang tersebar di media sosial, terlihat kedua bus ini ringsek berat. Tubuh korban juga bergelimpangan di jalan dengan kondisi penuh luka.
Horor! Ini Cerita Kepanikan WNI Korban Selamat Bus Maut di MalaysiaKondisi salah satu bus ringsek berat. (The Star Malaysia)

Satu korban tewas adalah WN Malaysia bernama Noriah Kasa (40). Tujuh korban tewas lainnya adalah WNI, masing-masing Titik Katinengsih (23), Faridah (18), Sartika Pasaribu (19), Wami Windasih (19), Yeni (20), Serlia (21), dan Resni Tumangger (22).
Para korban tewas kecelakaan bus maut di Penang, MalaysiaPara korban tewas kecelakaan bus maut di Penang, Malaysia. (TheStar Malaysia)

Kakak Sahfitri, Sri Wahyuni (41), mengatakan semua korban WNI yang tewas adalah teman-temannya. Dia menyebut para rekannya setiap hari merasa was-was saat menumpang bus perusahaan ini.

"Mereka membenci bus pabrik. Setiap hari ketika mereka kembali kerja, mereka mengeluh tentang naik bus dan mengatakan betapa berbahayanya naik bus ini," ujar Sri.

Sri adalah salah satu korban yang paling awal sampai di Rumah Sakit Seberang Jaya, di mana jenazah para WNI ditempatkan.

"Teman-temanku yang meninggal berada di belakang bus. Saya melihat beberapa mayat mereka tiba. Saya diberi tahu bahwa banyak dari mereka meninggal karena leher yang patah," ujarnya sambil menangis.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Penang, Iwanshah Wibisono, juga telah mengunjungi para korban tewas di Rumah Sakit Seberang Jaya. Dia juga memantau kondisi korban luka-luka.

Iwanshah mengatakan pihak keluarga seluruh korban sudah diberi tahu soal kejadian ini. "Kami akan mengatur untuk mengirim jenazah WNI kembali ke Indonesia," katanya. Pihak Malaysia juga akan ikut membantu.

Dihubungi terpisah, Koordinator Fungsi Konsuler/Consul Konsuler KJRI Penang, Machdaniar Nisfah, mengatakan, masih ada 2 WNI yang kritis di rumah sakit. Puluhan lainnya dirawat karena luka yang cukup serius.

"Korban yang kritis 2 orang, UGD 8 orang, scan kepala 1 orang, dirawat inap 12 orang, rawat jalan 9 orang, dan meninggal 7 orang. Total ada 39 orang," ujar Niar saat dihubungi detikcom lewat telepon.

(hri/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed