"Rapat pleno ini ingin membahas suatu isu penting yang menjadi informasi penting dan menjadi rekomendasi kongres umat Islam Indonesia ke-6 di Yogyakarta, agar MUI memberi perhatian lanskap Islami atau budaya Islam di daerah yang ditengarai tergerus oleh waktu terlindas proses modernisasi mengalami perubahan, pergeseran," ujar Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, saat pidato di Gedung MUI, Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).
Rapat 'Lanskap Islami di Daerah' dipimpin oleh Din Syamsuddin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, acara ini dimulai pukul 13.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat pleno MUI juga dihadiri Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom |
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah juga hadir dalam rapat pleno tersebut. Beberapa pengurus dan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Terima kasih, pak Fahri Hamzah selaku Perwakilan DPR sudah berkesempatan hadir di rapat kami," imbuhnya.
Fahri mengatakan ada tiga hal persoalan mengenai lanskap Islam di daerah. "Permasalahan soal lanskap islami indonesia adalah perjuangan persatuan naratif, infrastruktur ekonomi, dan infrastruktur kepemimpinan," ujar Fahri. (ams/ams)












































Rapat pleno MUI juga dihadiri Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom