"Kalau dari kacamata yang paling mudah, beberapa daerah itu kan langganan bermasalah, yang itu membutuhkan pencermatan yang lebih detail," ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).
Pramono mengatakan terdapat daerah yang rawan dan memiliki persoalan yang sama atau berulang. Di antaranya terdapat pada Sumatra Utara, Sulawesi Utara dan Papua.
"Kalau di Sumatera Utara itu ada Kota Medan, ada Nias. Lalu kemudian Lampung, kemudian kalau di Sulawesi Utara itu ada Manado, kemudian Papua. Itu kan daerah-daerah yang hampir selalu persoalannya berulang-ulang," ujar Pramono.
Pramono mengatakan Bawaslu memiliki indeks kerawanan Pemilu. Menurutnya, ini efektif untuk membantu mengetahui persoalan di masing-masing daerah.
"Memang Bawaslu sejak Pilkada 2017 yang lalu menyusun indeks kerawanan Pemilu. Memang mereka punya program, memotret tingkat kerawanan di masing-masing Pilkada, dan itu efektif sekali untuk mencermati potensi-potensi masalah yang muncul spesifik di beberapa daerah," ujar Pramono.
"Itu nanti kami akan pergunakan untuk membantu menggunakan persoalan di berbagai daerah," sambungnya. (dkp/dkp)











































