"Yang nomor satu adalah bahwa penataan kampung kumuh itu bukan kampungnya yang dihilangkan. Tapi kumuhnya yang dihilangkan. Jadi kampungnya bisa tetap hidup. Ditata ulang, ditata ulang itu artinya ada konsolidasi lahan, kemudian ada pembangunan rumah yang harus dibuat vertikal sehingga lahan itu masih bisa dipakai," tutur Anies setelah bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).
Anies menjamin warga akan tetap tinggal di sekitar wilayah itu. Namun dia tak membantah ketika ditanya soal relokasi warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga, yang mendampingi Anies, pun mengangguk. Anies lalu menambahkan keberhasilan penataan lahan kumuh adalah ketika lingkungan tersebut lebih tertata.
"Tujuannya bukan bangunannya yang ditata, tujuannya adalah supaya warga hidup lebih sehat, sejahtera, karena itu kampungnya ditata," imbuh dia.
Dia menjanjikan adanya pilot project untuk penataan kampung kumuh. Namun Anies enggan membeberkan lokasinya.
(bpn/aan)











































