Polisi Buka Kemungkinan Wawancara Eks Gubernur DKI soal Reklamasi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 25 Okt 2017 13:29 WIB
Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan (Kanavino/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya masih menyelidiki proyek reklamasi Teluk Jakarta, yang tahapannya masih pengumpulan data. Untuk melengkapinya, polisi ada kemungkinan akan meminta keterangan para mantan Gubernur DKI Jakarta.

"Nggak menutup kemungkinan, bisa juga. Mereka boleh wawancara ke gubernur dulu, apa kebijakan waktu itu," ucap Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Adi mengatakan pemanggilan tidak diperlukan. Dia akan memerintahkan anggotanya menemui langsung para mantan gubernur tersebut.

"Nggak usah panggil, anggota gua yang jalan-jalan, datang ketemu, isi buku, wawancara, rekam, tanyakan apa alasannya, cukup dengan coretan tangan saja, lalu dituangkan ke laporan," ucap Adi.

Selain itu, Adi juga mengaku akan melakukan wawancara ke kementerian terkait. Dia ingin menyelidiki persoalan reklamasi secara urut dan bertahap.

"Oh iya dong, gini saya bilang urut. Dari tahun 1995 terus apa petunjuknya, 1995 kan ada aturan dia menunjuk siapa, apa isinya, pihak mana saja yang ditugaskan di 1995 itu, panggil itu. Orang-orang itu," kata Adi.

Adi mengaku sejauh ini masih meminta laporan pada para anggota tentang perkembangan pengumpulan data proyek reklamasi. "Tanya sejauh mana, masukan dalam black box system, nanti akan bicara pada timeline, subjek hukum, dan objeknya siapa saat itu, instrumental muncul apa saja, apakah ada SK, nota dinas, kumpulin itu semua," ujarnya. (knv/dhn)