Sumpah Pemuda, Satu Indonesia

Kisah Vlogger Eks Pedagang Telur Blitar yang Tembus Los Angeles

Erliana Riady - detikNews
Rabu, 25 Okt 2017 12:38 WIB
Amqa Rasendra (erliana riady/detikcom)
Blitar - Dalam diri kupatenkan, ini tempatku berdiri sampai mati.
Tempat berpijak indah warna-warni.
Bumiku berpijak luas tak terbatas, lebih dari menjaga aku selalu mencintai.
Biarkan nafas dan raga tetap untuk ibu Pertiwi.
Aku berdiri bersatu untuk Indonesia Jaya.


Inilah petikan puisi dalam tayangan video berdurasi 5.30 menit. Karya Amqa Rasendra, vlogger pemuda Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Bertajuk 'Dari Blitar untuk Indonesia', video ini mengusung pesan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk mencintai, menjaga, dan mempertahankan kejayaan Ibu Pertiwi, Indonesia Raya.

Video ini ditayangkan di hadapan ribuan warga Kabupaten Blitar dalam perayaan HUT ke-693 sekaligus perayaan HUT RI 2017. Setelah menonton video itu, serempak tanpa komando, lautan manusia yang memadati halaman Pendopo Kabupaten Blitar di Kanigoro menyanyikan lagu 'Indonesia Raya'.

Video itu hanyalah satu dari beberapa karya pemuda desa yang bernama asli Abdul Malikul Kudus Al Amin (27) tersebut. Kemampuan Amqa dalam membuat video sudah diakui banyak pihak. Tak hanya Pemkab Blitar, beberapa BUMD, bahkan sutradara Hollywood asal Blitar, Livi Zheng, pun mengapresiasi hasil karya Amqa.

Kisah Vlooger Eks Pedagang Telur Blitar yang Tembus Los Angeles

Dari video 'Dari Blitar untuk Indonesia' ini, Amqa diundang ke Jakarta. Dia menemui beberapa tokoh bangsa, seperti Menpora Imam Nahrawi, mantan Wapres Budiono, dan seorang purnawirawan Panglima TNI Agus Hartono. Video itu akan disatukan menjadi bagian sebuah film, yang mengangkat tema peran pemuda desa untuk kejayaan Indonesia.

"Sutradaranya Livi Zheng, di dalamnya banyak potensi Blitar. Tak hanya wisata, budaya, tapi juga beragam kearifan lokal yang menyatakan bahwa dari wilayah sekecil Blitar mampu memperkuat kejayaan Indonesia di mata dunia," kata Amqa saat ditemui di rumahnya, Rabu (25/10/2017).

Saat ini, film tersebut masih dalam proses editing. Rencananya, film ini akan dirilis di Jakarta pada 28 Oktober mendatang, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Menurut Amqa, hanya dengan cara ini dia bisa memperkenalkan Blitar ke mata dunia. Ada juga video karya Amqa yang diputar di Los Angeles, AS.

"Itu sebetulnya media presentasi Bupati Blitar untuk mengundang investor ke Kabupaten Blitar. Isinya beberapa spot wisata andalan Blitar. Seperti Peh Pulo, Candi Penataran, dan Kebun Teh Sirah Kencong. Dibawa Bupati ke Jakarta, ternyata diminati Duta Besar Indonesia untuk Amerika. Dari situ saya mulai dikenal Livi. Dia minta video mentahnya, lalu dibuat film pendek dengan judul 'LA's gateway to Indonesia'," papar suami Fitri Rasendria ini.

Kisah Vlooger Eks Pedagang Telur Blitar yang Tembus Los Angeles

Bagi Amqa, pepatah 'banyak jalan menuju Roma' bukan pepatah biasa. Dia sudah membuktikan sendiri kebenaran pepatah lama itu. Kerja kreatif yang mendorong berkembangnya ekonomi kreatif seperti yang dibilang Presiden Jokowi memang benar adanya.

"Slogan Pak Presiden Jokowi 'kerja kreatif, ekonomi kreatif' itu jujur yang membuka pikiran saya. Sebuah desa butuh tokoh pemuda untuk menggerakkan potensi kreatif daerahnya. Dan saya sudah membuktikannya," ucapnya.

Dalam kesempatan bertemu langsung dengan Livi Zheng saat berada di Blitar, Livi menyatakan mengagumi kreativitas Amqa. Bahkan, dalam setiap kesempatan membuat film di Indonesia, Livi selalu mengajak Amqa sebagai bagian dalam timnya.

"Kemarin Amqa sempat menjadi salah satu drone operator di film pendek saya. Kami mengambil gambar keindahan Sukabumi. Terus semangat Amqa!" tulis Livi dalam chatting di WA pagi ini dengan detikcom.

Sosok Amqa menginspirasi beberapa pemuda di desanya. Mantan pedagang telur keliling ini bisa hidup maju dengan mengenalkan Indonesia ke dunia dengan cara sendiri. Begitu pun pemuda di sekitar desanya.

Apa yang dilakukan Amqa rupanya ingin ditiru pemuda tetangganya. Kepada detikcom, dia bilang ingin mempunyai profesi seperti Amqa.

"Saya terinspirasi Mas Amqa, makanya mengambil sekolah broadcast biar bisa bikin video-video keren," kata tetangga Amqa, Bangun Prio (19).

Hal serupa dinyatakan Bappeda Kabupaten Blitar. Dalam berbagai event, nama Amqa masuk tim kreatif pemuda Kabupaten Blitar.

"Suruhwadang itu salah satu produsen telur besar di Blitar. Mereka juga punya cara sendiri memperkenalkan telur Blitar supaya sampai Jakarta, bahkan Malaysia. Mereka memanfaatkan media sosial untuk promosi. Awalnya sama-sama belajar dari Amqa, sekarang sudah punya kreativitas sendiri-sendiri," kata seorang pejabat di Bappeda Kabupaten Blitar, Eko Susanto.

Saat ini, Amqa bekerja sama dengan pengusaha travel wisata seluruh Indonesia. Perjalanan dalam pekerjaan membuat vlog dan video ini sangat menyenangkan baginya. Bagi Amqa, dia bekerja dengan senang hati dan orang yang memakai jasanya pun bisa senang. (asp/asp)