Fraksi Gerindra Ancam Laporkan Ketua DPRD soal Rapat Paripurna

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 25 Okt 2017 11:55 WIB
Ruang paripurna DPRD DKI Jakarta. (Aditya Fajar/detikcom)
Jakarta - Fraksi Gerindra di DPRD DKI mengancam akan melaporkan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi. Prasetyo akan dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) terkait penolakan rapat paripurna istimewa.

"Kita tunggu reaksi dari surat kita dulu. Kita habis bersurat ke Pak Pras. Kalau memang beliau tidak ada reaksinya sampai 14 hari ya kita akan laporin ke BK," kata anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman saat dihubungi, Rabu (25/10/2017).

Prabowo mengatakan akan melaporkan Prasetyo karena dinilai melakukan tindakan sepihak terkait penolakannya melaksanakan rapat paripurna. Ia menilai apa yang dilakukan Prasetyo tidak mewakili aspirasi anggota lainnya.

"Kita akan melaporkan tindakan Pak Pras yang secara sepihak terkait paripurna ini. Ketua harusnya berkonsultasi dengan kita," terangnya.

Prabowo menyebut sudah ada seperlima anggota DPRD yang menghendaki diadakannya rapat paripurna. Dia mengatakan pelaksanaan rapat paripurna ada dalam tata tertib DPRD.

"Saya menyebutkan kalau seperlima anggota Dewan menyetujui satu paripurna. Maka Pak Pras harus melaksanakan paripurna itu. Kalau dia tidak melaksanakan berarti dia melanggar tata tertib itu," jelasnya.

Prabowo mengatakan telah bersurat kepada Prasetyo. Selain Gerindra, ia menyebut Demokrat mendukung langkahnya tersebut.

"(Yang bersurat) Gerindra sama Demokrat. Artinya, kalau Gerindra 15, Demokrat 10, artinya sudah 25. Sudah seperlima anggota Dewan yang melaporkan kan," tuturnya.

Sebelumnya, Prasetyo menganggap silaturahmi antara legislatif dan eksekutif tak perlu dilakukan dalam paripurna istimewa.

"Ya kalau kulonuwun ketemu saya saja, nggak perlu paripurna," kata Prasetyo di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/10/) lalu. (fdu/nvl)