Susunan DPP Partai Demokrat Harus Dikonsultasikan ke SBY
Jumat, 27 Mei 2005 16:50 WIB
Jakarta - Meski tak punya hak prerogatif di Partai Demokrat, SBY selaku ketua Dewan Pembina PD akan diminta pendapatnya soal susunan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD."Susunan DPP harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Ketua Dewan Pembina, yakni Pak SBY," kata mantan Wakil Ketua Umum PD Vence Rumangkang.Namun ditegaskan dia, hal itu bukan berarti posisi ketua Dewan Pembina PD memiliki hak prerogatif. Melainkan hanya karena posisinya sebagai pimpinan tertinggi di partai."Jadi Ketua Dewan Pembina hanya memberi nasihat dan arahan," jelas Vence di kantornya, Jalan MT haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2005).Sedangkan untuk sususan kepengurusan DPP PD, menurut prediksinya, terdiri dari 36 pengurus dengan 63 departemen."Angka sembilan itu angka keramat PD," ujar Vence merujuk pada angka 36 dan 63 yang bila dijumlahkan menjadi angka sembilan.Nomor 9 konon diyakini sebagai nomor keberuntungan PD. Dalam undian nomor peserta Pemilu 2004, PD mengantongi nomor 9. Angka ini kemudian dikaitkan dengan tanggal lahir SBY sang pendiri PD pada tanggal sembilan, bulan sembilan, tahun 1949.Tinggal SejarahVence juga menyatakan kalau peran Dewan Pendiri PD hanya tinggal sejarah. Pasalnya tugas pokok Dewan Pendiri hanya sampai mengantarkan PD menuju kongres pertama."Tapi bukan berarti Dewan Pendiri lepas tangan, melainkan sudah tidak punya kewenangan lagi," kata pria yang menjabat sebagai ketua Dewan Pendiri PD ini.Bagaimana pun juga, lanjut dia, Dewan Pendiri masih memiliki tanggung jawab moral dan memberikan kesempatan kepada pengurus baru untuk bekerja."Selama mereka belum bekerja, kita belum bisa menilai. Jadi kita lihat saja dalam satu tahun ke depan," kata Vence.Terkait dengan usulan nama untuk posisi Sekjen, dia menolak memberi keterangan. Alasannya karena tidak ingin memberikan pikiran-pikiran yang mengganggu kinerja tim formatur kepengurusan PD.Mengenai kekalahan calon yang diusungnya, yakni Taufik Effendi, dia menolak berkomentar. Tapi dia menerima dengan lapang dada hasil Kongres I PD. "Kita harus legowo apa pun hasil kongres," ucap pria Manado ini.
(sss/)











































