Jaringan Teroris Riau Pernah Latihan Tembak dan Rakit Bom di Jambi

Jaringan Teroris Riau Pernah Latihan Tembak dan Rakit Bom di Jambi

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 24 Okt 2017 16:21 WIB
Jaringan Teroris Riau Pernah Latihan Tembak dan Rakit Bom di Jambi
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Lima pria terduga teroris yang ditangkap di Riau pernah mengikuti latihan fisik persiapan teror (i'dad) dan latihan menembak. Mereka berlatih di Bukit Gema, Kabupaten Kampar, Riau.

"Yoyok Handoko alias Abu Zaid merupakan salah satu yang ikut dalam i'dad di Bukit Gema, Kabupaten Kampar, Riau. Wawan alias Abu Afif memimpin baiat pada i'dad di Bukit Gema," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto dalam keterangannya, Selasa (24/10/2017).

Beni Samsu Trisno (BST) alias Abu Ibrohim dan Handoko alias Abu Buchori merupakan peserta latihan fisik di Bukit Gema. Sedangkan latihan menembak dilakukan di Jambi. Namun tak dijelaskan kapan mereka berlatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yoyok Handoko alias Abu Zaid, Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim, dan Handoko alias Abu Buchori mengikuti pelatihan menembak di Jambi. Wawan alias Abu Afif mengetahui adanya pelatihan membuat bom dan pelatihan menembak di Jambi," terang Rikwanto.

Rikwanto mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, Yoyok dan Beni terlibat perencanaan aksi teror dengan target kantor polisi di Pekanbaru. Sedangkan Wawan, yang merupakan amir Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Pekanbaru berperan memotivasi kelompoknya untuk menyerang kantor polisi.

Selain empat orang itu, polisi menangkap terduga teroris Nanang Kurniawan alias Abu Aisha di Kampar, Riau. Polisi menyita ponsel Android dan motor bebek dari Nanang. (aud/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads