DetikNews
Selasa 24 Oktober 2017, 12:58 WIB

Gugat Status Tersangka, Jonru Ajukan Praperadilan di PN Jaksel

Mei Amelia R - detikNews
Gugat Status Tersangka, Jonru Ajukan Praperadilan di PN Jaksel Foto: Tim pengacara Jonru resmi mendaftarkan praperadilan di PN Jaksel. (Istimewa)
Jakarta - Tim pengacara Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting mendaftarkan gugatan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Jonru menggugat soal statusnya sebagai tersangka.

"Iya ini kami baru saja keluar pengadilan. Sudah kami daftarkan untuk sidang praperadilan di PN Jaksel," kata Juju Purwantoro selaku Direktur LBH 'Bang Japar' yang terganung dalam tim advokasi muslim Jonru, kepada detikcom, Selasa (24/10/2017).

Permohonan praperadilan itu diterima dengan nomor: 125/Pid.pra/2017/PN.JKTSel, tertanggal 24 Oktober 2017. "Sidangnya nanti kita tunggu panggilan. Biasanya kalau praperadilan tiga hari," katanya.

Juju mengatakan, pihaknya menggugat status tersangka kliennya. Menurutnya, penetapan tersangka Jonru tidak sesuai dengan KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana).

"Kita akan coba uji di pengadilan. Prosesnya tergesa-gesa di bawah 10 jam langsung menjadi tersangka, apakah sudah dilakukan proses gelar perkara sesuai Perkap No 14, apakah telah melalui pemeriksaan digital forensic karena yang dipersangkakan kan UU ITE," terang Juju.

Di samping itu, Jonru juga dijerat dengan UU Penghapusan Diskriminasi, Ras dan Etnis. "Apakah itu sudah sesuai dengan PP No 56 Tahun 2008 tengang menentukan seseorang itu melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) atau tidak, kan itu harus Komnas HAM yang memutuskan," tuturnya.

Juju berharap di sidang praperadilan ini pihaknya akan menang. Ia juga berharap kliennya dibebaskan dari persangkaan.

"Tentu harapan kita menghendaki status tersangkanya dicabut dan saudara Jonru dibebaskan dari tahanannya," pungkasnya.


(mei/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed