DetikNews
Selasa 24 Oktober 2017, 10:27 WIB

Hebat! Aktivis Perludem Wakili Indonesia di IDEA, Sejajar Kofi Annan

Niken Purnamasari - detikNews
Hebat! Aktivis Perludem Wakili Indonesia di IDEA, Sejajar Kofi Annan Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini terpilih sebagai duta besar mewakili Indonesia dalam International Institute for Electoral Assistance (International IDEA). Nama Titi bersanding dengan para tokoh dunia lain, dari Kofi Annan hingga mantan Menteri Luar Negeri Australia Gareth Evans.

Titi mengatakan terpilihnya ia sebagai duta besar International IDEA bermula dari kerja sama serta partisipasi dengan IDEA. Titi juga beberapa kali bekerja sama untuk mempromosikan hal yang berkaitan dengan demokrasi dan pemilu.

"Saya memang sudah berhubungan dan berkolaborasi dengan International IDEA yang berbasis di Swedia. Sudah bekerja sama, mulai dari mempromosikan kebijakan elektoral yang menjamin keadilan pemilu, tata kelola pemilu yang baik dan akuntabel," ujar Titi saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/10/2017).

"Dipilihnya saya untuk merepresentasi kelompok masyarakat sipil. Demokrasi nggak hanya dibangun politisi, tidak hanya dibangun oleh perangkat negara, pejabat negara, tapi juga disokong gerakan masyarakat," lanjutnya.

Titi berharap gelar duta besar International IDEA yang diterimanya dapat menginspirasi dan memotivasi orang lain. Khususnya untuk terus mengkaji studi yang memperkuat demokrasi di Indonesia.

"Ini tantangan bagi saya karena kita punya salah satu tugas bagaimana bisa memelopori banyak studi yang memperkuat demokrasi. Demokrasi bukan sebuah kebetulan, tapi hasil dari perjuangan yang harus terus dipelihara dan dipertahankan. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari democracy ambassador," sebutnya.

Acara penyematan duta besar International IDEA akan berlangsung pada 15 November mendatang di Stockholm, Swedia. Selain Titi, sejumlah tokoh dunia mendapat gelar duta besar, seperti Kofi Annan (mantan Sekjen PBB), Laura Chinchilla (mantan Presiden Kosta Rika), Gareth Evans (mantan Menteri Luar Negeri Australia), dan Vaira Vīķe-Freiberga (mantan Presiden Latvia).
(nkn/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed