DetikNews
Selasa 24 Oktober 2017, 01:17 WIB

Bikin Macet, Pemotor Berteduh di Bawah JPO Bisa Didenda

Mei Amelia R - detikNews
Bikin Macet, Pemotor Berteduh di Bawah JPO Bisa Didenda Ilustrasi pemotor berteduh di bawah jembatan saat hujan mengguyur Jakarta. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Musim hujan mulai tiba. Sudah menjadi pemandangan biasa jika pada musim hujan ini banyak pengendara motor yang berteduh di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) hingga di terowongan (underpass).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengimbau agar para pemotor tidak berteduh di bawah JPO atau di underpass karena dapat menimbulkan kemacetan.

"Prinsip, kalau pengendara motor sebenarnya tidak boleh berhenti di fasilitas jalan yang bisa merintangi sirkulasi lalin, entah itu di bawah JPO atau di underpass," kata Budiyanto kepada detikcom, Senin (23/10/2017).

Budiyanto meminta pengendara motor memahami dampak berteduhnya di bawah JPO yang akan membuat situasi lalin semrawut. Sebaliknya, para pemotor diimbau 'sedia payung sebelum hujan'.

"Kalau tahu mau hujan, persiapkan dari awal dan kalau mau pakai jas hujan, sebaiknya tidak di bahu jalan. Cari lokasi yang tidak mengganggu arus lalu lintas, karena kalau pakai jas hujan di JPO kan otomatis mengganggu kinerja lalu lintas," papar Budiyanto.

Polisi melakukan upaya preventif hingga represif untuk mengatasi kemacetan yang ditimbulkan para pemotor tersebut. Salah satunya menghalau pemotor agar tidak berteduh di sembarang tempat.

"Polisi hanya bisa mengimbau dan menghalau. Kalau pengendara sepeda motor tidak mengindahkan, bisa didenda maksimal Rp 250 ribu atau pidana kurungan 1 bulan sesuai Pasal 282 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," tandas Budiyanto.
(mei/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed