Keluarga Sumbang Rp 18 M, Kalla Resmikan Masjid Raya Makassar

Keluarga Sumbang Rp 18 M, Kalla Resmikan Masjid Raya Makassar

- detikNews
Jumat, 27 Mei 2005 14:32 WIB
Makassar - Masjid Raya Makassar kini tampak kian megah dan mewah. Renovasi masjid berusia 59 tahun ini menelan biaya Rp 25 miliar. Sekitar 72 persen biayanya dikucurkan keluarga besar Jusuf Kalla.Peresmian penggunaan masjid yang berlokasi persis di samping kiri rumah sang wakil presiden sekaligus ketua umum Partai Golkar ini dilakukan oleh Jusuf Kalla.Dalam sambutan saat peresmian, Kalla menegaskan, Masjid Raya Makassar terbuka untuk semua golongan Islam, baik NU maupun Muhammadiyah."Memang semua masjid terbuka untuk umum. Tapi ini perlu saya tegaskan lagi bahwa semua golongan bisa menggunakannya. Apakah itu NU atau Muhammadiyah," kata Kalla di hadapan warga Kota Makassar di Masjid Raya Makassar, Jalan Andalas, Makassar, Sulsel, Jumat (27/5/2005).Pernyataan Kalla merujuk pada image Masjid Raya Makassar yang disebut-sebut berbasis NU. Hal ini juga tercermin sebelum salat Jumat, di mana azan berkumandang dua kali, yang merupakan ciri khas NU.Kalla juga sempat bernostalgia. Putra Bugis ini menceritakan pengalamannya selama 10 tahun menjadi bendahara di Masjid Raya Makassar. Kalla menggantikan ayahnya yang telah memangku jabatan itu selama 30 tahun.Kalla juga mengucapkan terima kasih kepada semua donatur dan umat Islam yang telah membantu mengumpulkan dana untuk merenovasi masjid sejak tahun 1999.Masjid yang didirikan pada tahun 1946 ini sempat tercatat sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara. Pada awal pembangunannya di era Soekarno, pembangunan masjid ini disimbolkan sebagai lambang perjuangan umat Islam di Makassar.Masjid yang memiliki nilai historis ini terpaksa direnovasi karena bangunannya sudah memprihatinkan. Hampir di setiap sudut bangunan masjid tampak keropos.Setelah direnovasi hampir enam tahun, akhirnya renovasi pun rampung pada awal Mei 2005. Bangunan masjid kini menempati areal hampir 14.000 meter persegi.Bangunan yang dipertahankan adalah menara masjid setinggi 66 meter. Selebihnya telah dirombak total. Kini, masjid yang terdiri dari dua lantai dan dua menara ini terlihat megah dan mewah.Bahkan kubah utama yang bertengger di puncak masjid didatangkan langsung dari Australia. "Kubah indah nan megah itu bernilai Rp 5 miliar," kata Ketua Panitia Perombakan KH Sanusi Baco dengan bangga. (dni/)


Berita Terkait