"Kalau kerjaan dikerjakan urutan, waktunya panjang. Kalau dikerjakan begini, waktunya lebih pendek. Iya mesti tumpang tindih," kata Erlan saat dimintai tanggapan di restoran Penang Bistro, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2017).
Erlan tidak menjelaskan bagaimana teksnis relokasi pipa-pipa itu. Namun, dia menekankan lalu lintas juga harus diatur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari enam proyek infrastruktur milik Pemprov DKI Jakarta, hanya satu yang dipastikan selesai sesuai kontrak. Satu proyek yang dimaksud ialah pembangunan flyover Pancoran.
Kelima proyek yang molor yakni, proyek underpass Mampang-Kuningan, pembangunan stasiun Bintaro Permai dan Cipinang Lontar, underpass Kartini, serta pembangunan underpass Matraman-Salemba.
Khusus untuk proyek underpass Mampang-Kuningan masalah utamanya yakni pemindahan pipa gas milik PT PGN dan pipa air PT Palyja. Dari PT Palyja memastikan pemindahan pipa akan selesai Desember 2017.
"Jadi pipa-pipa utilitas di sana (lokasi proyek Mampang-Kuningan) harusnya selesai Juli, sekarang belum. Dari pembicaraan terakhir sudah cek dengan PGN juga dengan Palyja. Palyja diperkirakan baru bisa selesai Desember untuk air. Untuk yang gas belum tahu kapan," kata Anies di Pendopo Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).
(idh/idh)











































