Valina Tidak Diperiksa Soal Tur Panitia Tinta KPU ke India
Jumat, 27 Mei 2005 13:44 WIB
Jakarta -
Tur Panitia Pengadaan Tinta KPU ke India jadi sorotan. Tapi hal itu ternyata tidak dipertanyakan KPK saat memeriksa Valina Singka Subekti selaku wakil ketua panitia."Dalam pemeriksaan tidak ada pertanyaan soal itu," tukas Valina singkat saat menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa sekitar 3 jam hingga pukul 11.50 di Kantor KPK, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2005).Menurut perempuan berparas ayu ini, dalam pemeriksaan, pertanyaan yang paling penting adalah seputar prosedur pengadaan barang oleh KPU.Dijelaskan dia, tugas kepanitiaan selesai ketika panitia itu mengusulkan kepada sekretariat jenderal mengenai calon pemenang tender."Setelah pemenang ditetapkan oleh sekretariat jenderal, dengan sendirinya tugas panitia selesai," urai Valina yang tampil serasi dengan busana dan kerudung warna abu-abu ini.Valina yang didampingi pengacara KPU Yosef Badeoda ini juga kembali menegaskan, dirinya tidak tahu dan tidak menerima cipratan dana taktis sejumlah US$ 105 ribu.Usai salat Jumat, terlihat Staf Khusus Plh Sekjen KPU Mubari. Ditanya apakah akan diperiksa KPK atau tidak, saksi kasus penyuapan dan dugaan korupsi di KPU ini berkilah."Katanya Pak Sussongko hari ini akan datang. Jadi saya ingin bertemu saja dengan dia. Selama dia ditahan, saya belum pernah ketemu," katanya merujuk pada Sekjen Plh Sussongko Suhardjo.Hingga pukul 13.30 WIB, pemeriksaan di Kantor KPK masih berlangsung terhadap rekanan KPU, yakni Dicky dari PT Agung Surabaya terkait pengadaan surat suara Pemilu.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
