DetikNews
Senin 23 Oktober 2017, 12:12 WIB

Panglima TNI Ditolak AS

Menlu: Di Washington Masih Malam, tapi Kami Butuh Penjelasan Segera

Ray Jordan - detikNews
Menlu: Di Washington Masih Malam, tapi Kami Butuh Penjelasan Segera Menlu Retno Marsudi (Dhika/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menegaskan pemerintah Amerika Serikat (AS) harus segera mengklarifikasi soal penolakan terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS. Retno menegaskan klarifikasi itu penting bagi Indonesia.

[Gambas:Video 20detik]


Retno mengatakan pemerintah Indonesia akan tetap meminta klarifikasi dari pemerintah AS. Untuk itu, kata Retno, saat ini AS terus berkoordinasi mencari tahu kebenaran hal tersebut.

"Jadi mereka tadi menyampaikan bahwa ini Washington masih Minggu (22/10) malam. Tapi saya sampaikan bahwa ada urgensi bahwa pemerintah Indonesia ingin mendapatkan penjelasan dan klarifikasi. Karena, sekali lagi, saya merujuk apa yang mereka sampaikan," kata Retno saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Ditegaskan Retno, Indonesia adalah mitra yang baik bagi AS. Indonesia dinilai sebagai negara penting.

"Tetapi ada kejadian seperti ini yang memang memerlukan klarifikasi. Jadi itu yang tadi muncul dari pertemuan saya dengan Wadubes AS di Jakarta yang semuanya sudah saya laporkan kepada Bapak Presiden," kata Retno.

Sebelumnya, Jenderal Gatot siap berangkat dengan maskapai Emirates pada Sabtu (21/10) lalu pukul 17.50 WIB. Namun kemudian ada pemberitahuan dari Custom and Border Protection AS bahwa dia tak boleh memasuki wilayah AS.

Jenderal Gatot dan pihak TNI pun kecewa. Padahal Panglima TNI hendak menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization (VEOs), yang akan dilaksanakan pada 23 dan 24 Oktober di Washington, DC.

"Kecewa. Undangan itu dikirim oleh Jenderal Amerika Serikat Joseph F Duford yang merupakan sahabat senior Panglima (Gatot)," kata Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto di kantor Panglima TNI, Jl Medan Merdeka Barat, Minggu (22/10).
(jor/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed