DetikNews
Senin 23 Oktober 2017, 11:59 WIB

Kapolri Buka Pertemuan Melanesian Spearhead Group di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kapolri Buka Pertemuan Melanesian Spearhead Group di Bandung Foto: Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menjelaskan rapat anggota Melanesian (Dony-detikcom)
Bandung - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggelar pertemuan dengan negara-negara anggota Melanesian Spearhead Group (MSG). Pertemuan itu membahas soal kejahatan internasional yang harus diwaspadai.

Kegiatan bertajuk 'Regional Security Strategy (RSS) working group meeting' itu berlangsung di Hotel Sheraton, Bandung, Senin (23/10/2017). Acara yang diikuti 5 negara yaitu Indonesia, Fiji, Vunuatu, Solomon, dan Papua Nugini itu dibuka oleh Tito.

"Banyak sekali problem-problem yang berhubungan dengan kriminal, kejahatan internet sampai penyelundupan senjata api. Kita menganggap bahwa perlu menjalin lebih erat dengan negara-negara tetangga kita, termasuk dengan negara pasifik," ucap Tito usai membuka acara.

Kapolri Buka Pertemuan Melanesian Spearhead Group di BandungFoto: Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menjelaskan rapat anggota Melanesian (Dony-detikcom)

Dalam pertemuan yang rencananya digelar dua hari itu, pembahasan akan mengarah kepada bentuk operasional. Polri bersama negara-negara Melanesian membahas kerja sama yang perlu dilakukan di bidang operasional.

Selain itu, Polri akan tukar pikiran dengan negara-negara tetangga terkait kejahatan internasional. Adapun kejahatan yang disoroti seperti narkoba, people smugling, cross border dan lainnya.

"Kita juga bekerja sama dengan capacity building, kita belajar dari negara-negara lain. Saling belajar satu sama lain, kita belajar, problema apa yang ada di Pasific Island," kata Tito.

Tito menambahkan pihaknya juga turut menawarkan kerja sama dalam bidang pendidikan. Ia mempersilakan bagi negara Melanesian untuk menggunakan fasilitas pendidikan seperti JCLEC di Semarang tempat kursus tingkat Internasional yang membahas kejahatan seperti terorisme.

"Kemudian di Sespim, negara sahabat dari Pasifik, ada beberapa negara yang telah ikut. Kita menawarkan, silakan kalau mau memaksimalkan fasilitas ini, kita welcome untuk negara-negara sahabat kepolisian untuk kursus dan berlatih," tuturnya.

"Di samping itu, kita bisa sharing experience, apa yang dianggap polisi Indonesia bagus, bisa diambil pelajarannya," ucap Tito menambahkan.


(idh/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed