DetikNews
Senin 23 Oktober 2017, 08:18 WIB

Panglima TNI Ditolak AS

Persoalan Internal Apa yang Bikin Jenderal Gatot Ditolak AS?

Aditya Mardiastuti - detikNews
Persoalan Internal Apa yang Bikin Jenderal Gatot Ditolak AS? Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto: Pool/Puspen TNI)
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak otoritas Amerika Serikat (AS) untuk masuk ke negara Paman Sam. Pihak AS menyebut ada persoalan internal.

"Katanya ada persoalan internal ya. Ada persoalan internal di mereka," kata Dirjen Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu Mohammad Anshor ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (22/10/2017).

[Gambas:Video 20detik]


Sayangnya apa yang dimaksud persoalan internal ini tidak dijelaskan lebih rinci oleh Kedubes AS. Berdasarkan informasi yang didapatkan Anshor, pada Sabtu (21/10) pagi, Kedubes AS telah memberitahukan mengenai adanya persoalan internal tersebut.

"Pesawat Pak Panglima ini Sabtu jam 13, sampai siang persoalan ini selesai. Hingga akhirnya disampaikan ke beliau," kata Anshor.



Sementara itu, Menlu Retno Marsudi sudah berbicara melalui sambungan telepon dengan Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan. Pihak Kedubes AS telah menyampaikan permintaan maafnya. Hanya saja alasan penolakan terhadap Gatot tak disampaikan.

"Dubes Joseph Donovan telah meminta maaf ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan Jenderal Gatot," demikian pernyataan Kedubes AS untuk Indonesia.

Staf Kedubes akan tetap berkomunikasi terus dengan staf Gatot. Pihak Kedubes AS mengklaim akan tetap berupaya agar Gatot bisa ke AS untuk menghadiri acara di Washington.

"Kedubes AS telah dan akan tetap mempersiapkan perjalanan Jenderal ke Amerika Serikat. Kami tetap berkomitmen dengan kemitraan strategis dengan Indonesia," kata Kedubes AS.



Sayangnya, Kedubes AS tidak menjelaskan secara rinci apa yang menyebabkan Gatot ditolak masuk ke AS.

"Joseph Dunford, pemimpin staf gabungan mengundang Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo ke acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism pada Oktober 23-24 di Washington, D.C. Perjalanan Gatot tidak bisa dilakukan sebagaimana direncanakan," kata Kedubes AS.

Gatot mendapatkan informasi penolakan masuk AS itu saat sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pemberitahuan disampaikan maskapai saat Gatot hendak check in.

Panglima TNI sedianya menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization (VEOs) yang dilaksanakan tanggal 23-24 Oktober 2017 di Washington DC. Gatot diundang militer AS yang juga seorang sahabat dan seniornya Jenderal Joseph F. Durford, Jr. Jenderal Gatot, istri, dan delegasi telah mengurus semua keperluan visa dan administrasi.



Pada Senin ini Kemlu akan memanggil Kedubes AS untuk dimintai klarifikasi. KBRI Washington juga telah mengirimkan surat diplomatik untuk mendapatkan klarifikasi AS mengenai penolakan terhadap Gatot tersebut. Pihak TNI pun menuntut penjelasan terkait adanya insiden ini.

"Walaupun sekarang sudah boleh (berangkat), tentu harus ada kejelasan mengapa bisa terjadi pelarangan. Ini harus jelas," tegas Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto dalam keterangannya, Minggu (22/10).



Wakil Ketua Komisi I Meutya Viada Hafid juga mengungkapkan hal yang sama. Meutya menegaskan otoritas Amerika Serikat (AS) wajib menjelaskan alasan menolak Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke negaranya karena Gatot diundang resmi oleh pejabat militer AS.

"Saya rasa penjelasannya akan lebih elok dari Kementrian Luar Negeri AS langsung, karena nota diplomatik dilayangkan KBRI Washington kepada Kemlu AS. Jadi tidak hanya oleh Dubes AS, Kemlu AS perlu merespon juga. Ini supaya tidak ada asumsi-asumsi, ataupun praduga-praduga terhadap AS juga. Mudah-mudahan ini hanya blunder di internal mereka, namun itu perlu dijelaskan," urai Meutya.
(ams/ams)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed