DetikNews
Minggu 22 Oktober 2017, 19:53 WIB

AHY Bisa Tambah Suara Jokowi, PDIP: Ada Keseriusan Mengabdi ke Negara

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
AHY Bisa Tambah Suara Jokowi, PDIP: Ada Keseriusan Mengabdi ke Negara Jokowi dan AHY. (Foto: Ray Jordan/detikcom).
Jakarta - Politikus PDIP Aria Bima menanggapi hasil survei yang mensimulasikan Joko Widodo (Jokowi) disandingkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2019. Aria berpesan agar nama Agus lebih kuat dibanding nama keluarganya, Yudhoyono.

"Saya kira perlu menjadi hal yang penting bagaimana pak AHY menyiapkan diri sebagai seorang pemimpin yang lebih pada posisi kader Demokrat dan masuk di dalam value, tata nilai demokrasi, kemudian pesan saya akan tepat kalau Agus ini lebih kuat pak Agus-nya dari pada Yudhoyono-nya," kata Aria di Jalan Lebak Bulus, Jaksel, Minggu (22/10/2017).

Aria menilai AHY harus menampilkan figur dirinya sendiri tanpa bayang-bayang sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, kejujuran dan keseriusan AHY harus diperlihatkan secara tepat kepada publik jika dia ingin memasuki dunia politik.


"Ini saya kira penting karena Agus adalah Agus, ada kejujuran, kepolosan, ada semacam keseriusan untuk lebih mengabdi pada kepentingan bangsa dan negara dengan dia mundur jabatan posisi dia di militer, tetapi lebih jangan bayang-bayang Yudhoyono," tuturnya.

Lebih jauh, masyarakat juga menurut Aria ingin melihat keteladanan dari AHY secara langsung. Keteladanan yang dimaksud bukan keteladanan AHY yang lahir dari darah biru dan mantan militer, melainkan kedekatan yang murni dan senyawa dengan jiwa rakyat.

"Maka keteladanan secara langsung dilihat oleh masyarakat perlu ditampilkan seorang Agus-nya. Bukan lagi darah biru, bukan lagi mantan militer bagaimana dia senyawa dengan kedekatan rakyat. Itu penting," ujar Aria.

Direktur Riset RTK, Rikola Fedri, sebelumnya mengungkapkan suara Jokowi atau Prabowo relatif lebih tinggi jika disandingkan dengan AHY dibanding pasangan lain. AHY disebut berada di urutan teratas di survei cawapres.


"Kalau dilihat dari angka sejauh ini ya memang kalau Jokowi dengan AHY dia lebih tinggi dibandingkan dia misalnya dengan Puan, Gatot. Kemudian Prabowo pun kalau dipasangkan dengan AHY, angkanya juga lebih tinggi dibandingkan dengan Gatot atau Anies," kata Fedri di Jalan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (22/10/2017).

Berikut ini simulasi capres-cawapres versi survei RTK:

-Jokowi-Puan 32,3%
Prabowo-Gatot 28,3%
Undecided 39,3%

-Jokowi-Puan 32,3%
Prabowo-AHY 29,0%
Undecided 38,8%

-Jokowi-Puan 32,4%
Prabowo-Anies 27,7%
Undecided 39,9%

- Jokowi-Gatot 34,5%
Prabowo-AHY 27,4%
Undecided 38,2%

-Jokowi-Gatot 34,9%
Prabowo-Anies 26,7%
Undecided 38,4%

- Jokowi-AHY 37,4%
Prabowo-Gatot 27,2%
Undecided 35,3%

-Jokowi-AHY 36,7%
Prabowo-Anies 26,2%
Undecided 37,1%
(knv/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed