DetikNews
Minggu 22 Oktober 2017, 18:24 WIB

Elektabilitas Jokowi Rawan, Gerindra Optimis Prabowo Menang di 2019

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Elektabilitas Jokowi Rawan, Gerindra Optimis Prabowo Menang di 2019 Ketum Gerindra Prabowo Subianto (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria optimistis sang Ketua Umum Prabowo Subianto memenangi Pilpres 2019. Alasannya elektabilitas Jokowi yang berada di bawah 50 persenlah yang menjadi alasan keyakinan Riza.

"Dan kami optimis Pak Prabowo bisa memenangkan pemilu di 2019 karena posisi incumbent yang memiliki banyak sumber daya, dana anggaran, program, aparat, dan sebagainya, masih dibawah 50%," kata Riza di Jalan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (22/10/2017).



Riza menyebut elektabilitas Jokowi berada pada titik rawan. Riza mengatakan sejumlah lembaga survei menyebutkan tingkat keterpilihan sang petahana belum menembus angka 50 persen.

"Saya meyakini bahwa dengan elektabilitas Pak Jokowi yang di bawah 50% sebagai incumbent, itu angka yang rawan. Bahkan saya menyebutnya sebagai angka merah," tuturnya.



Menurut Riza ada banyak hal yang mesti diselesaikan pemerintah saat ini, mulai dari persoalan ekonomi hingga demokrasi. Bagi Riza, Jokowi perlu melakukan suatu terobosan yang luar biasa agar bisa mengembalikan citra masyarakat. Namun dia pesimistis.

"Karena waktu dua tahun, tidak cukup bagi incumbent dengan berbagai masalah berat, terkait ekonomi, politik, hukum dan demokrasi untuk memperbaiki. Perlu ada strategi luar biasa dan terobosan. Namun kami pesimis karena ternyata pemerintah mengambil langkah yang menurut kami sangat berbahaya. Terutama terkait Perppu Ormas dan lain-lain," ujarnya.



Terakhir, Riza menegaskan bahwa seluruh kader terus meminta kesediaan Prabowo untuk kembali maju di Pilpres 2019. Para kader juga berharap mantan Danjen Kopassus itu tetap sehat.

"Kami seluruh kader, pengurus, simpatisan, memohon mendukung dan berdoa agar beliau siap, sehat, dan elektabilitas naik terus. Kemudian siap dicalonkan sebagai Presiden," katanya.

Hari ini ada dua lembaga survei Political Marketing Consulting (Polmark) Indonesia dan Roda Tiga Konsultan (RTK) yang merilis hasil survei menjelang Pilpres 2019. Direktur Polmark Indonesia Eep Saefullah Fatah mengatakan sebanyak 41,2 persen masyarakat akan mencoblos Jokowi jika pilpres dilakukan saat ini. Sedangkan Prabowo Subianto akan dicoblos sebanyak 21,0 persen oleh pemilih.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Roda Tiga Konsultan (RTK), elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) masih unggul di atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Berdasarkan hasil survei terkait tingkat keterpilihan tokoh-tokoh secara terbuka jika Pilpres digelar hari ini. Hasilnya Jokowi masih mengungguli tokoh lainnya dengan angka 29,8% dan Prabowo mendapat angka sebesar 17,4%. Sedangkan 41,1% belum memutuskan.
(knv/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed