DetikNews
Sabtu 21 Oktober 2017, 21:47 WIB

Di Acara 1 Miliar Selawat, Anies Bicara Santri dan Kemerdekaan

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Di Acara 1 Miliar Selawat, Anies Bicara Santri dan Kemerdekaan Anies Baswedan (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bicara tentang peran santri dan kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Anies menyebut santri sebagai bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

"Saya hadir ingin menyampaikan selamat hari santri. Kita tahu ini adalah bagian dari peringatan, perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan, meraih kemerdekaan itu dilalui lewat ikhtiar yang luar biasa," kata Anies di Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Sabtu (21/10/2017).

Anies menyampaikan itu dalam acara puncak pembacaan 1 miliar selawat nariyah di Masjid Raya KH Hasyim Asyari. Acara yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta itu untuk memperingati Hari Santri Nasional 2017.

"Sesudah ada maklumat waktu itu dari KH Hasyim Asyari, maka puluhan ribu orang menghibahkan tenaganya, pikirannya bahkan menghibahkan nyawanya untuk mempertahankan kemerdekaan. Itu semua kita kenang dengan heroisme yang terjadi di Surabaya tapi di balik itu ada sebuah gerakan yang massal," kata Anies.

"Kita memperingati untuk kembali menyadari bahwa republik ini tidak didirikan dengan gratis tapi didirikan lewat hibah, hibah nyawa, hibah tenaga, darah, air mata dari puluhan ribu, ratusan ribu. Di situ peran para santri luar biasa. Insyaallah ke depan kami semua bisa terus meneruskan perjuangannya dan khusus para santri di Jakarta Insyaallah kita sama-sama majukan Jakarta," imbuh Anies.

Anies pun mengatakan Pemprov DKI akan terus mendukung santri. Dia memastikan pendidikan melalui madrasah dan pondok pesantren terus ditingkatkan kualitasnya.

"Kita tahu di sini madrasah-madrasah pondok-pondok membutuhkan sekali dukungan dari pemerintah. Mereka sudah melaksanakan pendidikan sebelum republik ini berdiri. Kini kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan pendidikan yang diselenggarakan itu tidak tersendat karena keterbatasan dukungan dan kualitasnya meningkat justru kualitasnya bisa setara dengan sekolah lain. Ini salah satu contoh," ucap Anies.
(dhn/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed