Sucipto (35), salah satu pegawai Kemendagri, mengaku lega atas berakhirnya pelayanan e-KTP di TMII, Jakarta Timur. Pasalnya, sudah tiga hari dia menginap di stan Nusantara Ekspo dan forum.
"Rasanya lega, senang bercampur bangga. Karena kita telah bisa melayani warga," ujar Sucipto berbincang-bincang dengan detikcom, Sabtu (21/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kita memaklumi saja, kuncinya selalu senyum ke mereka. Kalau kita emosi, pasti chaos," paparnya.
Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom |
Lain halnya dengan Sucipto, Akmal, PNS Dukcapil Jaktim, mendapat banyak kesan suka dan duka. Salah satunya harus rela meninggalkan keluarga.
"Temen-temen yang di bagian teknis itu sampai begadang, saya sudah tiga hari ini di sini, karena sangat banyaknya yang daftar. Ya dampaknya begini ini jadi masuk angin sama suaranya jadi serak," kata Akmal.
Akmal mengaku bersyukur atas adanya pelayanan e-KTP di TMII. Sebab, dengan dibukanya stan, volume pencetakan e-KTP berkurang.
"Ya sukanya, dengan begini beban kerja kita berkurang," ucap Akmal. (edo/rvk)












































Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom