DetikNews
Sabtu 21 Oktober 2017, 13:30 WIB

KPI Berharap RUU Penyiaran Segera Rampung Dibahas

Hary Lukita Wardani - detikNews
KPI Berharap RUU Penyiaran Segera Rampung Dibahas Diskusi RUU Penyiaran (Hary Lukita Wardani/detikcom)
Jakarta - Komisioner KPI Pusat Agung Supiro berharap perdebatan tentang RUU Penyiaran bisa segera diselesaikan. Bagi KPI, apa pun keputusannya, baik single mux maupun multi mux, jangan sampai merugikan kualitas penyiaran.

"Kami berharap RUU penyiaran segera diselesaikan jika berbicara penyiaran yang lebih berkualitas. Jangan sampai perdebatan merugikan kewenangan KPI, merugikan kualitas penyiaran," ujar Agung di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017).

Menurutnya, harus dibuat regulasi yang jelas antara single mux dan multi mux. Kalau single mux, jangan sampai negara menutup siaran sepihak karena memberitakan hal negatif tentang pemerintah.

"Memang dalam KPI itu harus dibuat semacam regulasi yang jelas, kalau single mux jangan sampai negara menutup siaran karena memberitakan negatif tentang pemerintah," jelas dia.

Kalau pihak swasta yang mengelola atau multi mux, ada kekhawatiran akan menerapkan sewa kelola dan beban yang besar. Soal kepemilikan modal juga jangan sampai terpusat.

"Kalau swasta yang kelola dikhawatirkan akan menerapkan sewa kelola atau beban yang besar, bisa mematikan," ucap dia.

"Sehingga undang-undang ini harus menjamin demokratisasi. Single dan multi kalau bisa diperhatikan, kalau single jangan ada appraisal. Sementara kalau multi jangan terpusat ke pemilik modal," tuturnya.

Dukungan Single Mux-Multi Mux di DPR Masih Imbang

Kapoksi Fraksi Partai Nasdem Baleg DPR RI Luthfi Andi Mutty mengatakan saat ini posisi partai yang mendukung single mux dan multi mux masih berimbang.

"Saat ini posisinya masih berimbang ya, lima partai dukung single mux dan lima partai dukung multi mux," ujar Luthfi.

Partai yang mendukung multi mux antaralain NasDem, Golkar dan PKS. Namun Luthfi sendiri tidak mengetahui pasti partai mana lagi yang bersama dengan gerbongnya.

"Yang mendukung multi mux itu NasDem pasti, Golkar pasti, kalau nggak salah PKS juga mungkin. Saya nggak tahu pasti," kata dia.


(lkw/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed