Cerita Anies Bujuk Warga Pemilik Lahan di Jalur MRT

Cerita Anies Bujuk Warga Pemilik Lahan di Jalur MRT

Mochammad Zhacky - detikNews
Sabtu, 21 Okt 2017 10:26 WIB
Cerita Anies Bujuk Warga Pemilik Lahan di Jalur MRT
Foto: Mochammad Zhacky/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya pendekatan tersendiri menghadapi warga yang menolak mengosongkan lahannya di jalur mass rapid transit (MRT) di Fatmawati, Jakarta Selatan. Anies merangkul warga sambil memaparkan betapa penting MRT bagi warga Jakarta.

"Kami bersyukur Pak Mahesh bersedia untuk memberikan lahannya. Saya sampaikan pada semua, silakan saja nggak apa-apa (nggak pindah). (Tapi) proyek ini perlu jalan," kata Anies di Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).

"(Mahesh) tidak keberatan tanah ini dipakai. Saya bilang, 'Kalau Bapak tidak izinkan, ini proyeknya terhambat, berarti Bapak menghambat manfaat jutaan orang,'" imbuhnya.

Menurut Anies, hingga kini masih ada warga yang tidak sepaham dengan harga per meter lahan mereka. Tapi pada dasarnya semua warga yang memiliki lahan di sekitar jalur MRT di Fatmawati setuju membebaskan lahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Masih ada perbedaan harga. Semua sudah setuju untuk dibebaskan. Ada minta yang beda harga Rp 30 juta, ada yang Rp
120 juta. Itu hak mereka," terang dia.

Anies mengatakan proyek MRT harus selesai tepat waktu sambil menunggu proses hukum yang tengah berlangsung di Mahkamah Agung (MA). "Tetapi sambil kami proses pengadilan, ini bebasin dong biar pembangunan tidak terhambat," pungkasnya. (aan/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads