DetikNews
Jumat 20 Oktober 2017, 19:09 WIB

Selama 4 Tahun, Data e-KTP Warga Bekasi Ini Selalu Salah

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selama 4 Tahun, Data e-KTP Warga Bekasi Ini Selalu Salah Antrean perekaman e-KTP di TMII (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Sunandar (40), warga Pondok Melati, Bekasi, kini memiliki e-KTP setelah menunggu 4 tahun. Namun dia kecewa karena data di e-KTP barunya itu masih juga salah.

"Dari 2013 pakai surat keterangan terus jadi total 4 tahun. Ini meskipun jadi masih salah," kata Sunandar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (20/10/2017).

Sunandar ikut mengantre layanan pencetakan e-KTP pada hari Kamis (19/10). Kesalahan tersebut menurut Sunandar karena perbedaan antara data di Kartu Keluarga (KK) dan suket.

"Jadi kalau di sini (e-KTP baru) RW 013 kalau saya aslinya dari (RW) 015. Besok disuruh ke sini lagi," ucapnya.

Sunandar menceritakan e-KTP miliknya sempat hilang pada tahun 2013. Setelah mengurus ke kelurahan, kecamatan hingga dukcapil hanya diberi surat keterangan sementara.

"Alasan kalau itu pasti blangko nggak ada. Sudah ke dukcapil, sudah ke kecamatan balik lagi alasan sama," tambah dia.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan acara pameran di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Salah satu bagian dari acara tersebut adalah pelayanan pencetakan e-KTP mulai tanggal 18-20 Oktober 2017.

Acara tersebut menyedot animo masyarakat yang begitu luar biasa. Antrean panjang pun terjadi. Animo masyarakat yang hadir untuk mencetak e-KTP di luar prediksi Kemendagri.
(ibh/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed