Jokowi Sentil Menko Darmin yang Batuk-batuk: Kebanyakan Rokok

Jokowi Sentil Menko Darmin yang Batuk-batuk: Kebanyakan Rokok

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 20 Okt 2017 16:58 WIB
Jokowi Sentil Menko Darmin yang Batuk-batuk: Kebanyakan Rokok
Presiden Jokowi di kawasan Mandalika. (Jati/detikcom)
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution batuk-batuk saat memberi sambutan. Menteri BUMN Rini Soemarno membawakan air putih. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Darmin batuk-batuk karena kebanyakan merokok.

Darmin memberikan sambutan peresmian operasionalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa kali mencoba menyelesaikan kalimat, suara Darmin terlihat berat. Ternyata dia menahan batuk. Akhirnya batuk itu terjadi juga.

"Dukungan pemerintah dalam bentuk infrastruktur... uhuk... uhuk..., mohon maaf, terlalu bersemangat, Bapak Presiden," kata Darmin terhalang batuk.

"Kami akan mendukung ITDC yang saat ini sedang mencari tambahan dana sebesar Rp 3 triliun dari pasar, untuk menyelesaikan pembangunan seluruh infrastruktur, uhuk... uhuk... uhuk...," kata Darmin terbatuk-batuk.

Dengan cekatan, Rini Soemarno maju membawakan segelas air untuk Darmin. Para hadirin tertawa sejenak. Darmin mengucapkan terima kasih kepada Rini.

"Terima kasih, Ibu Menteri BUMN," kata Darmin.



Jokowi kemudian memberikan sambutan pembukaan operasionalisasi KEK senilai Rp 13 triliun ini. Dia mengulas soal batuk yang diidap Darmin, pria berusia 68 tahun.

"Tadi Pak Menko batuk-batuk. Katanya semangat. Tapi sebetulnya karena kebanyakan ngerokok. Perokok berat Pak Menko ini," kata Jokowi santai.

"Untung punya Menteri BUMN yang sayang kepada menko-nya. Diantarkan air putih. Tapi ya tetap batuk-batuk, orang ngerokoknya banyak," tutur Jokowi.

Pengelola proyek KEK Mandalika ini adalah PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Nilai investasi untuk KEK Mandalika saat ini sudah mencapai Rp 13 triliun. Proyek tersebut juga menggunakan Penyertaan Modal Negara sebesar Rp 250 miliar. Rencananya, kawasan wisata Mandalika ini akan memiliki 10 ribu kamar hotel dan ditargetkan 2.000 kamar dibangun lebih dulu untuk 2019. Akan ada arena balap taraf dunia juga. (dnu/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini