Pantauan detikcom di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017), sekitar pukul 15.21 WIB mereka sudah tiba di depan Taman Pandang Istana. Mereka meminta keadilan karena pihak PT Pertamina melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak.
Sebanyak 50 buruh didandani layaknya zombie. Selain itu, mereka juga melakukan sujud karena nazar mereka untuk long march ke Istana terkabul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah zombie AMT Pertamina sudah finishing, kenapa kami lakukan? Ini kami mewakili 10 depot di berbagai wilayah Indonesia, dari depot kami ambil 5 orang, zombie dari Bandung ada 50," lanjutnya.
Kostum zombie yang mereka pakai ini untuk menunjukkan matinya hukum di Indonesia. Mereka mengaku tidak digaji selama 5 bulan. Selain itu, mereka juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui SMS.
"Apa kekurangan kami, 5 bulan kami kerja tidak di bayar, kami tidak digaji. Upah lembur kita tidak dibayar, PHK lewat SMS," ujar Nuratmo.
Massa sujud syukur karena berhasil menunaikan nazar long march dari Bandung ke Istana Merdeka (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom) |
"Kostumnya kami lakukan ini dalam matinya hukum di Indonesia, penindasan yang perlu dilakukan PT Pertamina, kami di-PHK setelah nota produk hukum sudah keluar dari dinas provinsi," imbuhnya.
Kondisi tersebut menjadi alasan mereka untuk long march dari Bandung. Buruh zombie ini mewakili sekitar 1.095 karyawan yang di-PHK sepihak oleh PT Pertamina.
Massa AMT ini mengaku sudah mengadu kepada Kementerian BUMN dan ESDM. Namun belum mendapatkan respons. Mereka berharap Presiden Joko Widodo dapat mendengar dan menindaklanjuti aduan mereka.
"Setelah kami diangkat pekerja tetap upah lembur kita tidak dibayar, PHK lewat SMS, ini sudah 5 bulan, ini kenapa menjadi alasan kami long march. Kami sudah mengadu ke Kementerian BUMN, ESDM, tapi tidak ada respon. Kami harap mudah-mudahan Jokowi bisa turun tangan langsung, masalah ini," ucapnya. (cim/jbr)












































Massa sujud syukur karena berhasil menunaikan nazar long march dari Bandung ke Istana Merdeka (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)