DetikNews
Jumat 20 Oktober 2017, 13:44 WIB

MA Minta Pertandingan Tenis Hakim Se-Indonesia Digelar Sederhana

Andi Saputra - detikNews
MA Minta Pertandingan Tenis Hakim Se-Indonesia Digelar Sederhana
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) meminta pertandingan tenis warga pengadilan se-Indonesia digelar secara sederhana. Beberapa waktu lalu, Komisi Yudisial (KY) dan KPK menyoroti perhelatan yang dikenal dengan nama Pertandingan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) itu.

"Benar, agar menyelenggarakan turnamen secara sederhana," kata Ketua Umum PTWP Pusat hakim agung Syamsul Maarif saat dimintai konfirmasi detikcom soal surat imbauan tersebut, Jumat (20/10/2017).

Imbauan itu ditulis dalam sepucuk surat kepada panitia PTWP daerah di seluruh Indonesia. Rencananya, PTWP akan menggelar turnamen Ketua MA pada akhir pekan depan di Bandung.

"Agar pengurut daerah PTWP dalam keikutsertaannya, tidak perlu memaksakan diri untuk ikut semua partai yang dipertandingkan, namun disesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing," ujar Syamsul.

PTWP Pusat meminta daerah mengirim perwakilan dengan dana kas daerah atau dengan penggalangan dana secara sukarela. Sebab, akomodasi dan konsumsi saat bertanding ditanggung panitia pusat.

Sebagaimana diketahui, PTWP kerap mendapat sorotan. KPK mengingatkan MA agar dalam menyelenggarakan kegiatan di lingkungan pengadilan sewajarnya saja, tidak perlu mewah-mewah. Sebab, jika diketahui khalayak, pasti akan mempengaruhi kredibilitas MA di mata masyarakat.

"Institusi yang namanya pengadilan itu harus punya kredibilitas yang tinggi di mata masyarakat. Kredibilitas itu bisa dibangun antara lain lewat pola hidup atau penyelenggaraan kegiatan yang masyarakat tahu. Jadi kalau dia modelnya excessive gitu, pasti masyarakat mencibir dan kredibilitasnya semakin turun," kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed