Baku Tembak di Bireun, 3 GAM dan 1 Brimob Tewas
Kamis, 26 Mei 2005 20:45 WIB
Banda Aceh -
Dor dor dor! Baku tembak kembali meletus di Bireun, NAD. Tiga anggota GAM dan satu personel Brimob pun tewas dalam peristiwa itu.Insiden tersebut terjadi di Desa Meunasah Tuha, Jeunib, Bireun, Kamis (26/5/2005) pukul 06.00 WIB. Personel Brimob naas bernama Bripda Iwan Setiawan. Sedangkan tiga anggota GAM yang tewas adalah Yusuf (28), M Abdullah (24), dan Adhan (25).Dalam insiden itu, pihak kepolisian berhasil menyita dua pucuk AK-56, satu pucuk pistol jenis FN beserta ratusan amunisi. Rekan Iwan, Briptu Bima mengalami luka tembak di kaki kiri dalam perang timah panas tersebut."Anggota Brimob yang gugur sudah dibawa ke markas satuannya di Sulawesi Tenggara," ujar Kabid Humas Polda NAD AKBP Joko Turohman kepada wartawan di Mapolda NAD, Banda Aceh, Kamis (26/5/2005).Insiden tersebut bermula setelah Polda NAD mendapat informasi ada tiga anggota GAM yang masuk ke Desa Meunasah Tuha. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh BKO Brimob yang bertugas di Bireun. Sekitar pukul 00.00 WIB, 13 personel Brimob mengintai daerah tersebut. Barulah pada pukul 05.00 WIB, tiga anggota gerakan separatis itu diserang. "Akhirnya baku tembak pun terjadi selama satu jam," urai Joko.Hingga pukul 20.30 WIB, Bima masih dirawat di RS Dr Fauziah, Bireun. Sementara jenazah tiga anggota GAM diserahkan ke penduduk setempat untuk dimakamkan.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































