"Setelah dikembangkan dari 6 orang (bocah SD) yang melapor, ternyata ada korban lain, jadi tujuh anak di bawah umur dengan modus sama," ujar Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra di Polres Kabupaten Bekasi, Kamis (19/10/2017).
Asep mengatakan satu korban lainnya itu belum dapat diperiksa sebab masih mengalami trauma. Polisi pun menunda pemeriksaan korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Pelaku sodomi dihadirkan dalam komferensi pers (Edward-detikcom) |
Adi mengatakan, Santo mengaku mencabuli bocah-bocah itu selama pertengahan Oktober. Namun, polisi masih mendalami lagi untuk memastikan pengakuan itu.
"Mayoritas korbannya anak di bawah umur 10 tahun, mereka semua anak laki," ujarnya.
Aksi bejat itu dilakukan korban ketika rumahnya sepi. Pelaku membujuk korbannya untuk bermain di rumah.
"Pelaku tinggal di rumah saudaranya, sedangkan ibunya ada di Jawa Tengah. Semua dilakukan di rumahnya (sodomi)," pungkasnya.
(edo/idh)











































Foto: Pelaku sodomi dihadirkan dalam komferensi pers (Edward-detikcom)