"Pak Masfuk adalah figur religius nasionalis dan memiliki kelebihan yang sekiranya cocok mendampingi Bu Khofifah di Pilgub Jatim 2018," kata Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim Agus Maimun kepada detikcom melalui telepon, Kamis (19/10/2017).
Maimun menerangkan Masfuk adalah kepala daerah yang berhasil membangun Lamongan selama dua periode, 2000-2010. Masfuk, yang kini Ketua DPW PAN Jatim, juga merupakan sosok yang komunikatif sekaligus konsolidator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Bendahara DPW PAN Jatim ini, APBD Pemprov Jatim sebesar Rp 30 triliun dari PDRB Rp 1.855 T dinilai sangat kecil.
"Maka dibutuhkan peran wakil gubernur yang dapat menjadi komunikator bagi kabupaten dan kota di Jawa Timur," jelasnya sambil menambahkan ada 38 kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh Provinsi Jawa Timur.
"KopiMas (Khofifah-Masfuk) saya kira pasangan yang ideal. Bu Khofifah orangnya pekerja keras. Pak Masfuk juga sama, pekerja keras. Namun Pak Masfuk memiliki karakter kuat sebagai komunikator dan negosiator yang ulung," terangnya.
Agus Maimun menambahkan duet KopiMas juga sudah dikomunikasikan dengan beberapa partai politik, seperti Gerindra dan PKS.
"Kami sudah komunikasi intens dengan Gerindra dan PKS untuk membahas Jawa Timur. Kita harapkan Pak Masfuk menjadi pertimbangan untuk diduetkan dengan Bu Khofifah," tandasnya.
Apakah Masfuk termasuk sosok yang diharapkan Bu Khofifah sebagai bacawagub yang santri nasionalis?
"Santri kan religius. Pak Masfuk ini religius nasionalis," jelasnya.
Sebelumnya, para kiai meminta Khofifah memilih wakil dari santri nasionalis. Namun Khofifah tidak menjelaskan detail kriteria santri nasionalis yang dimaksud.
"Mereka-mereka itu jangan dianggap sesuatu fix, pertama. Tapi makruhnya mereka menyampaikan, kalau mau memilih wakil dipikirkan bahwa ini jadi aliansi santri nasionalis. Itu bahasa mereka," jelas Khofifah.
Lantas, seperti apa yang dimaksud santri nasionalis?
"Waduh entar dulu itu," katanya sambil tersenyum. (roi/try)










































