"Dari pengalaman pilkada di Jakarta, tentunya kita semua tahu dan tidak ingin itu terjadi di daerah-daerah. Oleh sebab itu Polri melakukan antisipasi lebih awal untuk mencegah, meminimalisir supaya tidak terjadi seperti di DKI," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di gedung PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017).
Setyo mengatakan Polri sudah memberi pelatihan kepada anggotanya tentang upaya melawan hoax dan ujaran kebencian. Kata Setyo, Polri siap menghadapi serangan berita bohong dan ujaran kebencian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatihan diberikan pada 3 sub satuan kerja yaitu Direktorat Siber, Divisi Humas dan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam).
"Pelatihan penyidikan ada dilaksanakan untuk para penyidik siber. Polri kan ada subsatker, di Baintelkam Direktorat Kamsus (Keamanan Khusus), di Humas ada Kabiro Multimedia untuk mengantisipasi hoax di dunia maya," tutur Setyo.
(aud/idh)











































