Disebut Terima US$ 105 Ribu, Daan Anggap Sebagai Lelucon

Disebut Terima US$ 105 Ribu, Daan Anggap Sebagai Lelucon

- detikNews
Kamis, 26 Mei 2005 16:53 WIB
Jakarta - Anggota KPU Daan Dimara membantah keterangan Hamdani Amin bahwa semua anggota KPU menerima dana taktis US$ 105 ribu. Daan bahkan menganggap keterangan Kepala Biro Keuangan KPU itu sebagai lelucon."Tidak ada. Saya tidak pernah menerima. Saya akan marah kalau ada seperti itu," jawab Daan atas pertanyaan apakah ia menerima dana taktis yang dikumpulkan Biro Keuangan KPU dari para rekanan dalam pengadaan logistik pemilu.Daan, yang ditemui wartawan usai diperiksa di KPK, Jl. Veteran II, Jakarta, Kamis (26/5/2005), kemudian menambahkan, "Tidak ada (dana taktis). Di pleno tidak pernah dibahas mengenai pengumpulan dana dari rekanan. Sampai kontrak selesai semuanya diurus oleh sekjen dan biro keuangan."Ketika ditanya soal jatah dana dana taktis sebesar US$ 105 ribu yang diterima setiap anggota KPU , Daan menegaskan ia hanya menerima gaji Rp 10 juta per bulan. Selain itu ada honor sebagai panitia pengadaan logistik di pemilu. "US$ 105 ribu itu lelucon," tukasnya.Ditanya berapa honor sebagai panitia pengadaan logistik, Daan menyebut angka Rp 1,5 sampai Rp 2 juta per satu bulan, dua bulan, tiga bulan.Jadi, tidak sampai puluhan juta? "Saya tidak ingat. Kecuali uang THR sebesar Rp 12 juta. Dan itu dibagikan hanya sekali," jawab Daan.Menurut Daan, ia akan diperiksa KPK terkait keterangan Hamdani Amin soal dana taktis pada pemeriksaan pekan depan. Namun tidak dijelaskan tanggal pasti pemeriksaan tersebut. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads