DetikNews
Kamis 19 Oktober 2017, 12:37 WIB

Kapolri Sudah Dapat Laporan Perwira yang akan Maju Pilkada

Audrey Santoso - detikNews
Kapolri Sudah Dapat Laporan Perwira yang akan Maju Pilkada Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku sudah mendapat laporan anggotanya yang akan maju pilkada. Dia pun berharap, para perwira yang akan maju pilkada untuk mundur dari Polri.

"Saya berharap kepada apa teman teman yang mendaftar sebaiknya kalau sudah konfirm mau mendaftar (peserta pilkada), secepat mungkin mengundurkan diri supaya tidak terjadi conflict of interest," jelas Tito usai menghadiri acara Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari di auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017).

Tito mengatakan jenderal Polri tersebut harus menanggalkan jabatannya pada awal Februari 2018. Tito tak ingin ada anggapan para perwira tinggi memanfaatkan wewenangnya di Polri untuk meraup dukungan masyarakat.

"Prinsip anggota Polri ikut pilkada, ada yang sudah melapor kepada saya. Mereka tidak boleh menjadi anggota Polri ketika sudah menjadi calon (kepala daerah), yaitu awal Februari," terang Tito.



Namun, Tito belum mau memastikan siapa nama perwira Polri yang akan maju pilkada nanti. Dia mengatakan para perwira itu harus mundur supaya tidak menyalahgunakan jabatannya.

"Karena dia punya jabatan, karena nanti dia dianggap pakai jabatan di polisinya dalam rangka mepengaruhi publik," sambung dia.



Tito mengakui belum ada aturan terkait kapan waktu paling lambat bagi perwira tinggi yang hendak ikut Pilkada 2018, untuk mengundurkan diri. Tetapi sesuai etika yang berlaku, imbuh Tito, perwira yang sudah mendapatkan ketetapan sebagai peserta pilkada tak lagi berstatus seorang polisi.

"Tapi aturan (kapan pengunduran diri) itu belum ada, sehingga sekali lagi ini imbauan saya. Tapi kalau sudah penetapan pasangan calon otomatis harus bukan lagi anggota polisi," tutur Tito.

Beberapa nama jenderal Polri muncul di pesta demokrasi Pilkada 2018. Nama-nama tersebut antara lain Asisten Bidang Operasional Kapolri Irjen M Iriawan, Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Irjen Anton Charliyan pada Pilgub 2018 dan Kakor Brimob Irjen Murad Ismail pada Pilgub Maluku.
(aud/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed