Sidang Vonis Si Cantik Corby Dijaga Ekstraketat
Kamis, 26 Mei 2005 15:58 WIB
Denpasar - Sidang vonis ratu mariyuana 4,2 kg Schapelle Leigh Corby, Jumat (27/5/2005) besok bakal dijaga ketat. Tak kurang 100 polisi dikerahkan. Mereka adalah personel Poltabes Denpasar didukung satuan Brimob, Samapta dan Gegana Polda Bali.Demikian disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Polisi AS Reniban kepada wartawan usai memantau persiapan pengamanan persidangan perempuan cantik asal Australia itu di Pengadilan Negeri Denpasar, Jalan Sudirman, Denpasar, Bali, Kamis (26/5/2005).Satuan Gegana, Brimob dan Samapta akan dikerahkan paling terakhir jika terjadi kerusuhan skala besar. "Genting sih tidak. Aman-aman saja. Kalau semua ikuti peraturan, aman. Kalau ada yang ribut, sudah ada yang jaga. Sementara ini aman-aman saja," katanya.Pengamanan ekstraketat tersebut untuk mengantisipasi kericuhan yang meledak akibat pro kontra dari pengunjung terhadap keputusan pengadilan. "Putusannya ringan ada yang tak puas, kalau putusannya berat ada yang tak puas. Kami antisipasi itu," tandas Reniban.Pemeriksaan ketat juga akan dilakukan terhadap para wartawan yang akan meliput sidang dan para pengunjung. Sebelum memasuki halaman tengah pengadilan, mereka akan diperiksa polisi dengan menggunakan security gate dan metal detector.Wartawan asing juga akan mendapat perlakuan 'istimewa' tersebut. Polisi bahkan akan memeriksa dokumen mereka, misalnya visa kunjungan jurnalis."Kita tidak mau kecolongan dua kali. Warga asing yang mengaku wartawan harus melengkapi identitas diri visa kunjungan jurnalis. Kita sudah punya datanya. Kalau tidak akan kita keluarkan," tegas Reniban.Corby dituntut jaksa penuntut umum dengan hukuman penjara seumur hidup. Corby kemudian mengirim surat kepada PM Australia John Howard untuk membantu meringankan kasusnya. Namun Howard menegaskan, dia tidak bisa mengintervensi pengadilan Indonesia yang independen.
(nrl/)











































