Keenam proyek yang dimaksud adalah underpass Mampang-Kuningan, pembangunan Stasiun Bintaro Permai dan Cipinang Lontar, underpass Jl RA Kartini, flyover Pancoran, serta pembangunan underpass Matraman-Salemba.
"Rata-rata selesai sekitar 65 persen, sementara waktu yang tertinggal hanya November dan Desember. Dan proyek ini sudah jalan sejak tahun lalu, sudah setahun lebih. Kalau di dalam kontrak selesai 15 Desember," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017).
Untuk mengatasi keterlambatan, Anies memanggil sejumlah pihak penanggung jawab enam proyek tersebut. Anies meminta agar pengerjaan proyek dipercepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sejumlah kendala yang menghambat, salah satunya pengerukan di underpass Mampang yang tak bisa dilanjutkan karena pipa PT Palyja dan PT PGN belum dipindah.
"Dari enam itu, hampir semua menurut status hari ini akan terlambat. Macam-macam sebabnya, ada yang karena pemasangan kabel listrik yang belum beres. Ada soal pipa gas, pipa air, yang semuanya karena ada koordinasi yang kurang berjalan dengan baik sehingga perencanaan tidak sesuai tepat waktu," ujar dia. (fdn/imk)











































