"Ternyata pas kita lagi ngurus itu semua itu kita dapat kabar kalau biaya semua sampai kontrol free ditanggung rumah sakit," kata tetangga Kakek Hasan, Pujiwahyuni kepada detikcom di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita rembukin lagi ini kalau dirawat inap dananya gimana, kita cari tahu tuh kelas yang paling murah, kita juga nyari informasi tentang BPJS. Ternyata bisa diurus BPJS tapi diberi waktu 3 hari kalau tidak keluar diberi biaya umum. Langsung kan kita ke kelurahan tapi ternyata KTP Kakek NIK nya sudah lama nggak aktif jadi harus ke sudin, Wali Kota (Jaktim), kita ke sana ngurus," beber dia.
Kakek Hasan / Foto: Dok. Istimewa |
Namun di tengah-tengah usaha dia mengurus BPJS untuk Kakek Hasan, pihak RS memberikan kabar jika biaya pengobatan Kakek Hasan digratiskan. Selain itu donasi-donasi dari berbagai pihak untuk Kakek Hasan terus berdatangan.
"Setelah Kakek dari IGD, kita penah cerita kalau kakek ini sebatang kara, nggak ada saudara akhirnya biaya dibebasin sama RS Polri hingga kontrol," tambah dia.
Sementara itu pihak RS Polri membenarkan hal tersebut. Menurut, Humas RS Polri, AKBP Kris, hal itu merupakan kebijakan dari pimpinan.
"Ya (biaya pengobatan Kakek Hasan gratis). Itu kebijakan pimpinan," kata dia saat dikonfirmasi.
(ibh/imk)












































Kakek Hasan / Foto: Dok. Istimewa