DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 17:31 WIB

Ketika 'Setya Novanto' Tantang 'KPK' Main Pingpong 3 Babak

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Ketika Setya Novanto Tantang KPK Main Pingpong 3 Babak 'Setya Novanto' bermain pingpong di KPK. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Sore hari, 'Setya Novanto' tiba-tiba datang ke KPK sembari membawa bet pingpong atau tenis meja. Dia menantang 'KPK' bermain pingpong.

Pertandingan pingpong antara 'KPK' dan 'Novanto' pun digelar di halaman depan KPK. Pertandingan 3 babak itu berlangsung seru.

Ketika 'Setya Novanto' Tantang 'KPK' Main Pingpong 3 Babak'Setya Novanto' bermain pingpong di KPK. (Agung Pambudhy/detikcom)


Babak pertama dimenangi KPK, tapi Novanto berhasil menyamakan keadaan dengan meraih kemenangan di babak kedua.

Peristiwa di atas tentu bukan kenyataan yang terjadi. Peristiwa itu adalah aksi simpatik yang digelar Koalisi Save KPK.

Aksi bertajuk 'Pertandingan Tenis Meja KPK Vs SN' itu menampilkan 2 orang, seorang menggunakan topeng berwajah Novanto, seorang lagi berperan sebagai KPK. Mereka bertanding pingpong dan saat ini skor masih imbang.

"Kenapa kita umpamakan ada 3 babak? Karena di babak pertama, KPK berhasil menetapkan Setnov sebagai tersangka dalam kasus e-KTP. Namun sayangnya, di paruh kedua KPK harus kalah dengan praperadilan yang menggugurkan status tersangkanya," kata salah seorang perwakilan aksi, Biko, ketika berorasi di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2017).

Ketika 'Setya Novanto' Tantang 'KPK' Main Pingpong 3 Babak'Setya Novanto' bermain pingpong di KPK. (Agung Pambudhy/detikcom)


Di sekitar meja tenis, tampak peserta aksi lain membawa tulisan, seperti 'Papa Main Pingpong Berarti Sehat Dong', 'KPK Jangan Mau Dipingpong Sama Papa Dong', hingga 'Papa Boong Bilang Sakit Tapi Main Pingpong'. Peserta aksi pun menuntut KPK segera mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk Novanto.

"Oleh karena itu, ketika masyarakat diperlihatkan sebuah gambar di lini masa Setnov bebas dari jeratan dengan bermain tenis meja, itu seperti mengejek masyarakat. Melecehkan upaya pemberantasan korupsi," ucap Biko.

"Kita harus memastikan bersama-sama kali ini agar dia tidak lolos gara-gara praperadilan, tidak lolos karena pura-pura sakit, tidak lolos karena dia adalah penguasa partai, dia adalah Ketua DPR. Kita ingin pastikan bersama-sama semua orang di mata hukum adalah sama. Keberhasilan KPK adalah keberhasilan kita semua, kegagalan KPK adalah kegagalan kita semua," imbuh perwakilan lainnya dari Gerakan Anti-Korupsi (GAK) bernama Bachtiar.

Lalu, bagaimana hasil babak ketiga pertandingan pingpong KPK melawan Novanto?

"Kita lihat bagaimana nanti pertandingan babak ketiga ini berakhir," ucap Biko.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed