DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 17:18 WIB

Penyidik Bareskrim Koordinasi ke Jaksa soal Korupsi Aset Pertamina

Audrey Santoso - detikNews
Penyidik Bareskrim Koordinasi ke Jaksa soal Korupsi Aset Pertamina Gedung Mabes Polri/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi lahan PT Pertamina (Persero) di Simprug. Berkas perkara masih diperiksa di Kejaksaan.

"Saya hari ini ke Kejagung. Koordinasi perkara pelepasan aset Pertamina dengan jaksanya," kata Kasubdit V Dittipikor Bareskrim Polri, Kombes Indarto kepada detikcom, Rabu (18/10/2017).

Indarto mengatakan, penyidik sudah 2 kali melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan. Penyidik dan jaksa juga sudah melakukan gelar perkara kasus yang disebut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merugikan keuangan negara Rp 40,9 miliar.

"Berkas sudah kami limpahkan ke JPU untuk kedua kalinya. Insyaallah kami sudah koordinasi dengan Kejagung, termasuk ekspos perkara," jelas Indarto.

Indarto berharap berkas perkara segera dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa.

Dalam perkara ini polisi menetapkan mantan Senior Vice President (SVP) PT Pertamina, Gathot Harsono sebagai tersangka. Gathot disangka menjual 1.088 meter persegi lahan PT Pertamina Persero di Simprug tahun 2011. Polisi sudah menyita lahan tersebut dari pembelinya.
(aud/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed