DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 16:08 WIB

Gubernur Bali: Banyak Rentetan Masalah Terkait Status Gunung Agung

Prins David Saut - detikNews
Gubernur Bali: Banyak Rentetan Masalah Terkait Status Gunung Agung Gubernur Bali Made Mangku Pastika (Dok detikcom)
Badung - Dua puluh enam hari berlalu sejak Gunung Agung menyandang status awas. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan mulai muncul rentetan masalah yang melanda Pulau Bali karena status tersebut.

"Apakah mungkin, misalnya, menurunkan status awas sejak tanggal 22 September 2017 dan sekarang sudah 26 hari?" kata Pastika.

Ia mengucapkan hal tersebut seusai acara INSARAG Team Leader Working Group Meeting di Padma Resort Legian, Kuta, Badung, Bali, Rabu (18/10/2017). Pastika menyatakan hampir sebulan status awas Gunung Agung mulai mempengaruhi sektor-sektor pemerintahan dan ekonomi di Bali.

"Kalau ini sebulan, dampaknya panjang. Masalah logistik, satu hari itu saya harus siapkan 50 ton beras, belum pengungsi yang sakit, belum masalah ekonomi yang macet, dan masalah pembangunan gedung-gedung pemerintahan serta swasta," ujar Pastika.

Walau tidak mendetail, Pastika menegaskan rentetan permasalahan tersebut mulai muncul tidak hanya di Kabupaten Karangasem, tapi juga hampir di seluruh Bali. Karena itu, Pastika berencana menghitung kembali risiko dari status awas Gunung Agung yang belum juga bererupsi.

"Banyak sekali rentetannya terkait status awas itu dan radius (zona merah) itu. Jadi saya sudah bersama-sama, kita menghitung kembali, kalkulasi kembali, apa yang terjadi dan apa dampaknya kalau status itu terus dipasang," ucap Pastika.
(vid/try)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed