Lontarkan Ucapan Kasar, Pejabat Jepang Dikecam Korsel
Kamis, 26 Mei 2005 14:25 WIB
Jakarta - Berhati-hatilah dengan lidahmu. Nasihat ini pantas ditujukan untuk seorang pejabat Jepang. Ucapannya telah membuat pemerintah Korea Selatan (Korsel) berang. Negeri Ginseng itu pun meminta pemerintah Jepang untuk menghukum pejabat yang berlidah tajam itu.Masalah berawal ketika Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Shotaro Yachi mengatakan, Jepang tidak bisa berbagi informasi intelijen dengan Korsel. Alasannya, karena Washington tidak mempercayai Seoul."Karena Amerika Serikat tidak begitu percaya terhadap Korsel, Jepang tidak bisa berbagi informasi dengan negara itu," ujar petinggi negeri Sakura itu seperti dilansir sejumlah surat kabar Korsel.Komentar tersebut langsung bikin Korsel geram. Pihak istana kepresidenan Korsel mengeluarkan statemen yang mengecam Yachi. Bunyinya: "Komentar wakil menteri tidak benar dan kasar, serta tidak ada preseden diplomatik untuk statemen seperti ini."Diimbuhkan bahwa pemerintah Jepang perlu menghukum pejabatnya itu. "Pemerintah Jepang perlu mengambil tindakan disipliner sepatutnya terhadap kata-kata kasar dan perbuatan dia." Demikian statemen Korsel seperti dilansir Reuters, Kamis (26/5/2005).Kementerian Luar Negeri Korsel juga mengeluarkan statemen kecaman atas celetukan Yachi. Dikatakan bahwa pernyataan Yachi tidak sepantasnya dan bisa mengganggu hubungan antara Seoul, Tokyo dan Washington.Pejabat-pejabat Korsel menegaskan bahwa hubungan negara itu dengan AS sangat kuat. Seoul juga sangat puas dengan pertukaran informasi intelijen yang dilakukan dengan AS.
(ita/)











































