Kedubes AS Tutup Gara-gara e-Mail dan Ponsel
Kamis, 26 Mei 2005 14:07 WIB
Jakarta - Ancaman teror dari mana sehingga AS memutuskan menutup semua perwakilan diplomatiknya di Indonesia? Jawabnya, dari e-mail dan telepon seluler (ponsel).Tidak dijelaskan secara spesifik apa isi ancaman itu dan kapan mencuat. Yang jelas, kekhawatiran atas meningkatnya ancaman terorisme itu berseliweran lewat e-mail dan ponsel."Itu informasi yang berkeliaran lewat e-mail dan seluler, terungkap oleh laporan intel mereka," kata Wapres Jusuf Kalla dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2005).Sebelumnya, staf Kedubes AS hanya menyebut penutupan layanan publik terkait Veteran's Day yang jatuh pada 30 Mei mendatang. Sementara situs Kedubes AS menyebutkan penutupan terkait ancaman terorisme. "Lalu lintas informasi lewat e-mail itu yang menyebabkan Kedutaan Amerika khawatir," tandas Kalla.Kalla juga telah berkonsultasi dengan Menko Polhukam tentang apa yang terjadi. "Kita dapat memahami itu," katanya. Kalla berjanji aparat keamanan bekerja sebaik-baiknya untuk mengatasinya dan menjamin rasa nyaman masyarakat.
(nrl/)











































