detikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 09:51 WIB

Ojek Online di Stasiun Sudirman Masih Ngetem Sembarangan

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Ojek Online di Stasiun Sudirman Masih Ngetem Sembarangan Ojek online di Stasiun Sudirman. (Cici/detikcom)
Jakarta - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat sudah mengatur titik penjemputan dan parkir ojek online di Stasiun Sudirman. Mereka diatur karena kerap ngetem sembarangan dan menjadi penyebab semrawutnya arus lalin di lokasi.

Pantauan detikcom di Jalan Blora dan Jalan Kendal, samping Stasiun Sudirman, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017), pada pukul 09.13 WIB, para pengendara ojek online berbaris di sepanjang sisi trotoar Jalan Blora. Mereka tampak menunggu penumpang.

Padahal sudah ada papan imbauan untuk mengangkut penumpang di lokasi yang disediakan. Beberapa pengendara ojek online yang ditanyai terkait papan imbauan itu mengaku belum melihat dan mengetahuinya.

"Belum Mbak, saya baru ke sini sekali," ujar salah satu pengendara ojek online, Rahmat, saat ditemui.

"Nggak, saya tidak tahu," ucap pengendara lainnya, Bimo.



Ojek Online di Stasiun Sudirman Masih Ngetem SembaranganOjek online di Stasiun Sudirman. (Cici/detikcom)


Seorang petugas Dishub yang bertugas di lokasi, Tegar, mengatakan pengendara ojek online sudah diimbau mengangkut dan menunggu penumpang di dalam eks Pasar Blora. Namun kebanyakan dari mereka belum paham karena setiap hari selalu berganti pengendara yang singgah di dekat Stasiun Sudirman.

"Mereka ini kan nggak satu tempat, sesama teman juga tidak saling mengingatkan. Kita kan cuma imbauan. Kalau polisi bisa tindakan. Kecuali kayak taksi, kalau bajaj, bisa menindak, kalau roda dua bukan porsi kita," ujarnya saat ditemui.

Tegar mengatakan sulitnya mengatur para pengendara ojek online yang kerap singgah untuk mengambil penumpang. Ia juga mengatakan kepadatan pada pagi dan sore hari terjadi bukan hanya akibat pengendara ojek online, tapi juga para pejalan kaki yang asal menyeberang.

"Susah diatur (ojek online), kalau ojek online kan dari mana-mana. Kalau kepadatan orang nyeberang bikin macet, keluar-masuk stasiun," jelasnya.
(cim/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed